Selepas SMA, Sekar tiba-tiba menikah dengan Tuan Arif, seorang duda beranak dua dari kota. Kebaikan Tuan Arif yang tak terbantahkan, mau tidak mau membuat Sekar harus menerima pernikahan mereka meski dengan setengah hati. Tak disangka, anak tiri Sekar ternyata dua orang pemuda yang tengah beranjak dewasa. Radit, seorang mahasiswa kedokteran, dan Airlangga, calon pengusaha sukses masa depan.
Seiring waktu, Sekar mulai jatuh hati. Bukan pada sang suami, melainkan ke si anak tiri. Ia terjerat pesona Radit yang senantiasa bersikap dingin dan berlidah tajam. Sehingga Sekar lupa, ada Tuan Arif yang begitu setia menunggu cintanya.
Apakah Radit mencintai Sekar? Tentu tidak. Namun Airlangga, ya. Pemuda yang selalu tamoak ceria itu mencintai ibu tirinya. Dan berusaha merebut Sekar dari Tuan Arif, ayahnya.
Kekacauan tidak terelakkan. Pertikaian, patah hati, dan benci membuat Sekar terluka berkali-kali. Akankah ia menemukan cinta sejati?
Orang-orang bilang cinta pertama itu paling sulit dilupakan. Rima Senja Julian sudah mengenal Rafael Alvaro sejak SMA. Cinta pertamanya. Tetapi takdir terasa sulit untuk memihak Rima, karena entah bagaimana caranya Rafael bisa menjalin hubungan dengan saudara kembarnya sendiri, Rami Senja Julian.
Bagi Rima kisah cinta masa lalunya sudah berakhir walaupun jujur ia masih belum bisa melupakan tentang Rafael. Tapi apakah ada harapan baginya? Dua orang itu bahkan belajar di luar negeri bersama, dan merencanakan pernikahan. Pada akhirnya ia harus benar-benar merelakan pria yang menyentuh hatinya itu.
Namun semuanya hancur lebur dalam satu hari, ketika sang ibu pingsan, dan keluarga tak kuasa menahan malu ketika Rami melarikan diri beberapa hari sebelum pernikahan. Karena tidak punya pilihan, kedua orangtua mereka meminta Rima dan Rafael untuk menikah. Membuat Rima menggantikan kakaknya sebagai pendamping Rafael Alvaro.