The Second Wife

The Second Wife

  • WpView
    Reads 126,356
  • WpVote
    Votes 6,262
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 28, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Sebagjan cerita sudah di hapus "Menikahlah denganku." Tubuh itu menoleh begitu saja, menatap raka masih duduk dengan kepala yang tertunduk dalam dengan tatapan tidak percaya. "Apa?" tanya Mala, Raka baru saja kembali menciptakan debaran jantungnya kian cepat, lebih cepat dari sebelumnya. "Kita... menikah saja." jawab Raka, dia menengadahkan wajahnya ke atas untuk menatap yakin wajah Mala. "Kamu sudah gila," desis Mala. "Apa yang kamu pikir kan, huh? Melamarku disaat kamu telah beristri?!" teriaknya. Dia kembali mendekati Raka, berdiri dihadapan tubuh Raka yang masih duduk di tempatnya. "Sekali pun hanya kamu yang tersisa di dunia ini, aku tidak akan pernah mau menerima seorang pria yang telah beristri sebagai suamiku." ucapnya tegas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Langkah baru bersama mu
  • SAH (Menikah Dengan Mantan)
  • Sepaket Luka & Obatnya (Versi benar)
  • The Chosen (Sebagian Part Sudah Di Hapus)
  • Benci Raka Cakrawala || TERBIT
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Imperfect Wife
  • Letting You Go, Finding Him

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines