We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pembunuh Cahaya

Pembunuh Cahaya

  • WpView
    Reads 7,784
  • WpVote
    Votes 154
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 14, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Arunika memiliki masalah keluarga layaknya orang-orang pada umumnya. Namun setelah lima tahun berlalu, keadaan rumahnya tidak membaik juga. Walau begitu dia bertekad akan memberikan semua yang dia punya untuk mengembalikan keluarganya seperti dulu, sebelum rahasia gelap meledak ke permukaan dan menghancurkan segalanya. Sampai suatu waktu takdir mempertemukan Arunika, Rama, dan Arkha. Hanya untuk menggoreskan luka. . . . . Sebuah rahasia yang menghancurkan kehidupan Arunika, ke titik terendah dalam hidupnya. -------------------------------- Copyright © 2024 by ismapinkku
All Rights Reserved
#158
siblings
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suarasa
  • Aziela [Revisi]
  • DOPAMINE [HIATUS]
  • Like Him
  • SEPARATED BROTHER [END]
  • Bertumpu
  • Rantai Obsesi
  • Dandelion ✓
  • ALISYA
  • ARLITA [Selesai] (Terbit)
Suarasa

[Sekuel INSPIRASA] Pernahkah kamu membayangkan bagaimana orang-orang melanjutkan hidupnya sepeninggal insan terkasih yang tidak akan pernah kembali pulang? Mereka yang ditinggalkan anak yang paling dibanggakannya, yang menjadi patokan keberhasilan mereka menjadi orang tua. Mereka yang ditinggalkan kakak yang paling bisa diandalkan, menjadi panutan dalam hal menjalani hidup sebagai seorang anak. Dan aku yang juga ditinggalkannya. Yang berat menyebutnya sebagai kekasih sekalipun pernah berbagi rasa. Tidak mudah juga mengingatnya sebagai seseorang yang pernah hampir sampai menginjaki salah satu gerbang tahapan hidup meski jalanan yang tidak mulus itu sudah berhasil dilewati bersama. Mereka yang kelihatannya tidak sakit dan terluka meski apa yang meneduhkan itu roboh menimpa mereka, menyisakan puing-puing yang sulit untuk kembali dibangun. Pun aku yang tampak terlalu sakit dan penuh luka ini, berdarah-darah bangkit dan pergi meninggalkan semuanya, mencari dunia lain untuk bisa kembali pulih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines