Having a Night with Mr. Gay (Complete)

Having a Night with Mr. Gay (Complete)

  • WpView
    Reads 177,475
  • WpVote
    Votes 3,906
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 15, 2023
Tentang seorang wanita yang gigih dan menyebalkan bertemu dengan Matt, pria matang yang sangat menarik, metroseksual dan GAY. Bencana atau mungkin berkah itu terjadi begitu saja. hasrat dan gairah kedua insan yang bersatu di malam dingin langit Alaska ketika mereka harus pergi untuk menyelesaikan dinas kerja bersama. Tentang seorang Matt yang berubah karena Lilah. check it out!! Naik cetak!!! Stock fisik habis, akan cetak lagi, bagi yang ingin meiliki silakan add line sienna-bachir atau fb sienna bachir terimakasih :)
All Rights Reserved
#14
matt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unpredictable Love
  • The Unwritten Rule [21+]
  • THE S*X TAPE
  • 1. Cinta & Hasrat (TAMAT)
  • SEAN WORLD
  • 4. Terjerat Cinta Brondong ( THE END )
  • The Archer [END]
  • (Re) - Married (completed)

WARNING: Beberapa chapter terdapat adegan dewasa. Harap lebih bijak dalam membaca. Lili, hanya seorang gadis sederhana yang manis dan pendiam, tidak memiliki riwayat pacaran. Meskipun begitu, ibu nya selalu menyuruhnya untuk segera mendapatkan kekasih. Namun Lili terlalu pemalu, dia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mendekati pria. Dan entah bagaimana, seorang pria mulai mengganggunya. ----------------------------------------- Rendra tertawa kecil, suaranya terdengar berat dan penuh godaan. "Jika kamu yang berinisiatif menciumku, aku akan pergi." Lili menggigit bibirnya, tangannya gemetar hebat. Matanya yang basah oleh air mata menatap Rendra dengan gugup dan takut. Hening sejenak. Napasnya tersengal ketika ia akhirnya mengumpulkan keberanian, mengangkat sedikit tubuhnya, lalu berjinjit untuk mengecup pipi pria itu. Namun, sebelum bibirnya sempat menyentuh kulitnya, Rendra sudah lebih dulu meraih tengkuknya, menariknya erat ke dalam dekapannya. Tanpa memberi kesempatan untuk mundur, ia menuntut lebih menyapu bibirnya dengan ciuman yang panas dan mendalam. Suara Rendra terdengar serak di antara napas yang memburu. "Bagaimana mungkin aku bisa melepaskanmu setelah dirimu sendiri yang memberikannya padaku, hm?" ---------------------------------------

More details
WpActionLinkContent Guidelines