I'm Into You

I'm Into You

  • WpView
    Reads 10,831,299
  • WpVote
    Votes 446,669
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 15, 2015
Adrian dan Maura sudah menjadi sahabat selama hampir lima belas tahun. Mereka sudah berbagi segalanya. Tawa, riang, tangisan, kesedihan dan kebahagiaan. Bahkan mereka dikecewakan pasangan masing-masing dalam waktu yang berdekatan. Bagi Adrian tak ada lagi wanita baik dan bagi Maura tak lagi kata cinta dalam hidupnya. Tapi tak dapat dipungkiri, keduanya memiliki 'kebutuhan'. Sampai akhirnya, Adrian mengeluarkan sebuah ide gila yang tak pernah terpikirkan oleh dirinya maupun Maura. "Come on, Maura. We just having sex. I know you need that. So do I. Lagipula tanpa cinta orang bisa melakukannya, bukan? Atau kamu ada perasaan sama aku? "In your dream, Adrian. Lagipula kenapa aku harus melakukannya sama kamu? Aku bisa cari orang lain untuk itu." "Because I'm save and clean. Kamu tahu aku luar dalam. Lagipula bisa saja kan orang diluar sana memiliki penyakit dan vir.." "Ok. Stop it." "Jadi?" Maura hanya memutar bola matanya jengah, tetapi mulai berjalan menuju kamar Adrian dan mulai menanggalkan pakaiannya satu-persatu.
All Rights Reserved
#436
generalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Double'A Season 2
  • Jane [OPEN PO]
  • Destiny (Tersedia E-book)
  • Love Mistake
  • Oddly Coupley (Complete)
  • #5 Reasons Why I Love You - END
  • Cinta Dua Negara
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines