Good bye, My Father

Good bye, My Father

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2015
WpInfo
Non-Fiction
hi, kenallin namaku mita. aku punya orang tua yang aku sayangin banget, terutama ayah ku aku sayang banget sama ayahku dia adalah tempat ku mengadu dan tempatku berteduh. aku gak mau kalau suatu saat aku akan kehilangan dia.aku gak tau akan seperti apa diriku kalau ayahku pergi meninggalkan dunia ini, aku sayang banget sama ayahkuu.. kini usiaku sudah menginjak 14 tahun dan aku duduk di kelas 3 smp dan bentar lagi akan mengikuti ujian nasional. aku bahagia banget karena kedua orang tuaku akan melakukan ibadah haji, inilah yang selama ini mereka impikan. "aku cemburu melihat adikku dengan senangnya memamerkan ipad yang dia punya yang di belikan oleh ayah ku" batin ku cemburu lalu aku berkata pada ayah ku "aku mau handphone!" sambil mengacungkan tangan ku aku senang karna ayah ku bilang "iya, tapi setelah pulang dari haji nanti" walau waktu itu masih lama tpi aku akan terus menunggu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sehari Untuk Selamanya
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • Become Baby Boy✓
  •  𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • HARGA SEBUAH SESAL
  • Rumah baru untuk Ibu
  • Yang Terlupakan
  • DIA ADALAH NAJA
  • My dream in the sunset

"pokoknya nji mau nya mama yang suapin" _kenzie "Kamu apa-apaan sih Kenzie? Udah gede gitu emang nggak malu?" _Riana "Tapi mama kan udah janji seharian bakal turutin permintaan nji?" _kenzie "Iya tapi hari ini kamu tuh aneh. Manja banget. Mama juga butuh istirahat buat besok, nah ini kamu dari pagi banyak banget mau nya. Minta di potongin kuku lah, di temenin tidur siang lah. nah sekarang apalagi? Minta di suapin? Ayolah Kenzie.. kamu udah 15 tahun." _Riana "16 ma.. 2 bulan lalu." _Kenzie Satu fakta lagi bahwa ibunya memang melupakan hari kelahirannya. "Nji janji ini terakhir kalinya.. eh enggak deh. Besok nji minta papa mandiin nji dulu" _kenzie Riana tak pernah berfikir bahwa itu adalah obrolan terakhirnya dengan Kenzie, anak sulungnya yang selama ini mengemis kasih sayang dan terabaikan olehnya. "Tapi mama tau nggak kalau malaikat mencabut nyawa nggak harus orang yang sakit aja ma.. kadang tuhan manggil orang yang...." "Diam Kenzie. Kamu lagi makan nggak boleh sambil bicara" potong Riana, hatinya tiba-tiba perih mendengar ocehan putranya. "Kamu tau kalau Khanza lebih butuh perhatian Kenzie" _batin Riana..

More details
WpActionLinkContent Guidelines