Good bye, My Father

Good bye, My Father

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2015
hi, kenallin namaku mita. aku punya orang tua yang aku sayangin banget, terutama ayah ku aku sayang banget sama ayahku dia adalah tempat ku mengadu dan tempatku berteduh. aku gak mau kalau suatu saat aku akan kehilangan dia.aku gak tau akan seperti apa diriku kalau ayahku pergi meninggalkan dunia ini, aku sayang banget sama ayahkuu.. kini usiaku sudah menginjak 14 tahun dan aku duduk di kelas 3 smp dan bentar lagi akan mengikuti ujian nasional. aku bahagia banget karena kedua orang tuaku akan melakukan ibadah haji, inilah yang selama ini mereka impikan. "aku cemburu melihat adikku dengan senangnya memamerkan ipad yang dia punya yang di belikan oleh ayah ku" batin ku cemburu lalu aku berkata pada ayah ku "aku mau handphone!" sambil mengacungkan tangan ku aku senang karna ayah ku bilang "iya, tapi setelah pulang dari haji nanti" walau waktu itu masih lama tpi aku akan terus menunggu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Sehari Untuk Selamanya
  • Dark Teen World
  • nostalgia SMA kita
  • sraddah (on going)
  • My dream in the sunset
  • Become Baby Boy✓
  • MAAF AKU BERBEDA
  • A R S E A N A

Angin yg berhembus lembut di pipi disertai dengan suara adzan subuh yg telah berkumandang yg membuatku terbangun dari tidurku dan langsung bersiap siap untuk mengambil air wudhu dan setelah itu aku langsung memakai mukenahku dan turun menghampiri keluargaku yg sudah menungguku di musholah rumah,tangga demi tangga rumah yg kuturuni membuat semua keluargaku melihatku ,aku tersenyum sipuh sambil merasa malu yg membuatku harus berjalan sedikit cepat karena azan yg sudah selesai dikumandangkan,kami pun langsung mengerjakan sholat subuh berjamaah.setelah sholat subuh kami pun langsung menyetor ayat al- quran sedangkan bunda dan kakak iparku menyiapkan serapan untuk kami . Ayah mengajari kami tajwid demi tajwid yg ada di dalam al-quran ,sedangkan adikku yg menjengkelkan itu mengejekku dari belakang ayah yg membuat ku geram dan ingin sekali memberi pelajaran padanya ,tapi...apa boleh buat dia berada pas dibelakang ayah jika aku memberi dia pelajaran sekarang ayah pasti memarahiku ,karna kata ayah "kalo kita digangguin atau dihina orang lain anggaplah itu sebagai cobaan yg diberikan Allah Swt untuk mengecek seberapa kuat iman kita ". itu sebabnya yg membuat ku tetap bersabar jika aku digangguin oleh adikku yg menjengkelkan itu .setelah setoran ayat suci al-quran ayah pun langsung menuntun kami untuk berdoa ,disaat aku sedang berdoa tiba-tiba ada yg membisikkan ku "jangan lupa doain jodoh kakak biar bisa cepet ta'arufan ".aku langsung melihat kearah bisikan itu dan melihat adikku tepat ada di sebelah ku ,ketika aku melihatnya dia berpura pura berdoa dengan khusyuk . huffff.....sangat menjengkelkan (lekatku dalam hati)sabar....sabar....humairah.....(tambahku dalam hati)doa yg dipanjatkan oleh ayah pun selesai kami semua langsung berbaris rapi sambil menunggu untuk menyalam dan mencium tangan ayah .

More details
WpActionLinkContent Guidelines