Little Things

Little Things

  • WpView
    Reads 126,187
  • WpVote
    Votes 6,081
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 26, 2016
Afra selalu percaya bahwa cinta tumbuh dari hal-hal kecil. Dari cara seseorang mengingat warna kesukaannya, dari pesan singkat "udah makan?" di tengah hari yang sibuk, dari tatapan yang tak pernah meminta, hanya memberi. Ia baik hati, terlalu baik bahkan. Mudah memaafkan, mudah percaya. Dan mungkin itulah yang membuatnya terjebak dalam hubungan yang membuatnya perlahan kehilangan dirinya sendiri. Kenzo adalah badai yang datang tanpa peringatan. Ia tampan, cerdas, dan tahu cara membuat Afra merasa dibutuhkan. Tapi di balik semua itu, ada kontrol yang halus, kata-kata yang menusuk, dan tekanan yang membuat Afra merasa bersalah hanya karena ingin bernapas. Faza diam-diam menyukai Afra sejak lama. Ia tak pernah berani bicara, hanya menyimpan rasa itu dalam perhatian kecil: membawakan buku yang Afra cari, menunggu di halte agar bisa pulang bersama, atau sekadar menatap dari jauh saat Kenzo menggenggam tangan Afra terlalu erat. Afra tahu ada yang salah. Tapi ia juga takut. Takut kehilangan Kenzo, takut dianggap lemah, takut tak ada yang memilihnya jika ia pergi. © Copyright 2015
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lovakarta
  • RAJAWALI [REVISI]
  •  a little thing called love (completed)
  • Sahabat Jadi CINTA
  • Kisah Aku
  • I'M YOURS (END)
  • Cinta Dan Rahasia
  • SONGFICTION
  • MUARA (END)
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines