Mirror

Mirror

  • WpView
    Reads 850
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 8, 2017
Dia adalah belahan jiwaku. Dia adalah pelengkap serpihan kaca yang ku miliki. Karena berdua kita utuh. Karena berdua kita bisa saling melukai. Karena berdua kita bisa berarti. "gausah, gue punya malaikat yang siap nyembuhin gue kapan pun" jawab khafi sambil melirik gue. "dan cuma dia yang boleh nyentuh gue" khafi menarik kapas dan betadine dari tangan isni yang bengong dan menyerahkan nya pada gue yang sibuk menahan tawa. "sembuhin gue na. setiap luka gue, sekarang dan nanti" ujar khafi sambil menatap tepat ke manik mata gue. "gue butuh lo" khafi menarik pinggang gue mendekat dan mencium gue tepat di bibir lembut dan dalam. Seketika suasana dua kali lebih riuh dari sebelum nya ini adalah kisah kami. tentang pahit nya kehidupan, tentang rasa dari pengorbanan sia sia, dingin nya terabaikan dan asam manis cinta masa remaja
All Rights Reserved
#137
justwriteit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Amor Almira
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Till I Meet You
  • Bad Papa
  • "Singgah"
  • If I Have You Only
  • little Girl And Possessive Cool Boy (End)
  • HAFI & NABILA [REVISI]

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines