my kingdoms family

my kingdoms family

  • WpView
    LECTURAS 2,363
  • WpVote
    Votos 71
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida sáb, jul 4, 2015
sebenarnya cerita ini aku angkat dri kehidupan asli ku. aku mempunyai banyak teman. namun seiring berjalannya waktu orang tuaku dan orang tua teman2ku pergi hanya karna urusan bisnis. bukan beberapa bulan atw hari, tetapi beraa tahun. dari waktu umurku 8 thn smpai umurku 28 tahun aku ditinggal. dan sejak kejadian itu aku hanya mengisi hari2ku bersama teman2ku. ada beberapa pertanyaan yang ingin ku ungkapkan. apakah lebih penting pekerjaan dibandingkan masa depan anak??. mungkin sulit untuk dijawab. memang disisi lain pekerjaan sangat penting bagi kehidupan banyak orang namun apa salahnya para orang tua mengosongkan waktu selama 24 jam saja untuk anaknya!! boro2 24 jam 10 menit pun mereka tak mw. sampai pada penghujung cerita orang tuaku meninggal dunia gara2 kecelakaan pesawat sewaktu ke indonesia. waktu itu aku merasa senang sekali. tetapi mendengar kata meninggal dunia aku dan teman2ku merasa sangat terpukul. ikuti kisahnya di MY KINGDOMS FAMILY.
Todos los derechos reservados
#35
teddy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Embun Pagi
  • Natio Family
  • Time For Opportunity
  • mister jutek i miss u
  • Cinta Pandangan Pertama (Delsha)
  • Like Father Like Son
  • help me!! [ End ]
  • LOVE OR ENEMY...  💜Completed💜

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido