Keputu(ala)san

Keputu(ala)san

  • WpView
    LECTURES 96
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadTerminé mer., juin 17, 2015
"Emang kenapa putus, sih?" Melda menatap kakaknya dengan tatapan 'jawab dong'. Savva tertawa lepas, berusaha tidak terlihat sedih. "Kita putus karena itu keputusan kita masing-masing untuk sendirian aja" Dia menjawab asal. "Keputusan? Pft, alesan kali" Melda melempar batu berukuran segenggaman tangan ke laut di depannya. "Haha, laut malem itu bagus juga ya" Balas kakaknya dengan suara berat nan macho khas masuk angin.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • SELENOPHILE
  • DANADYAKSA
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Jodohku
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Boyfriend
  • Albel
  • LOST ( Blue Star )
  • Belia & Keandra (END)

"gw gapeduli bul, gw cmn syg sama lo gw cinta sama lo, bahkan sekarang gw udah jatuh, sejatuh jatuh nya sama lo bul" ucap avond dengan kepala tertunduk lemas sambil memegang tangan bulan. "tapi gw peduli avond! peduli sama kita, gimana kedepan nya, hubungan nya. Tapi lo apa? sepertinya memang matahari lebih pantas dengan senja, dan bulan selalu dengan malam nya, maaf avond kita selesai" ucap bulan dengan berat hati, dan tangisan nya, seraya melepas genggaman avond di tangan nya, lalu pergi menjauh dengan segala kenangan dan kecewa. 'sampai kapan pun rembulan hanya milik sang malam dan senja hanyalah pembuka sebelum sang malam tiba' -avnd 'tidak ada yang lebih pantas dari matahari untuk senja dan bulan untuk malamnya' -bln HAIIII!! PENASARAN GA SIH SAMA CERITANYA?? GIMANA SIHH KOK BISAA KAYA GITU ITU LOHH?! YAUDAH YUKKK BACCAHHHH AZZAAA👊🏽

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu