Keputu(ala)san

Keputu(ala)san

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 17, 2015
"Emang kenapa putus, sih?" Melda menatap kakaknya dengan tatapan 'jawab dong'. Savva tertawa lepas, berusaha tidak terlihat sedih. "Kita putus karena itu keputusan kita masing-masing untuk sendirian aja" Dia menjawab asal. "Keputusan? Pft, alesan kali" Melda melempar batu berukuran segenggaman tangan ke laut di depannya. "Haha, laut malem itu bagus juga ya" Balas kakaknya dengan suara berat nan macho khas masuk angin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dilema [COMPLETED]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • tentang sebuah rasa
  • Jodohku
  • DANADYAKSA
  • Albel
  • Melody Arthadiesa
  • ARGLADIS
  • Belia & Keandra (END)

"Aku menyukaimu, La!" -Elang "Cila nggak mungkin menyukai Elang. Dia sahabatku. Dan, dia juga tahu perasaanku yang menyukai cowok itu. Jadi, kemungkinan Cila menyukai Elang pasti mustahil!" -Acel "Cila menginginkan Elang untuk menjadi miliknya yang utuh. Bukan untuk siapa pun, termasuk Acel." -Cila "Cukup bersama anak perempuan itu-Cila, ia bisa tersenyum, hal yang jarang bisa ia lakukan. Ia merasa hidup. Tidak kesepian lagi." -Rekhsa ** Lalu bagaimana akhir dari sebuah dilema yang di alami Cila? Siapakah yang akan ia pilih pada akhirnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines