Be My Forever

Be My Forever

  • WpView
    Reads 444,701
  • WpVote
    Votes 16,943
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 4, 2025
"ARGHHHHHHH !! MESUM !!!! Ngapain lo di kamar gue ??" Pria yang dipanggil mesum hanya bergumam tidak jelas dan kembali melanjutkan tidurnya "Mesum bangun!!! Kenapa lo gak pake baju??? ARGHHHHH BUNDA TOLONG !!! ADA ORANG MESUM MASUK KAMAR AKU !!!" Sasha yang kesal tidak mendapat respon, akhirnya memukuli pria itu dengan bantal Nathan yang merasa tidurnya terganggu mencoba melempar bantal yang di pegang Sasha. Sayangnya Sasha terlalu kuat menggenggam bantal ikutan tertarik oleh Nathan yang notabenenya memiliki tenaga yang jauh lebih kuat. Posisi mereka saat ini yaitu Nathan yang hanya mengebakan boxer terlentang dengan Sasha diatasnya. Tubuh Sasha yang ringan membentur dada bidang Nathan yang keras ♡♡♡
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Say My Name
  • DAYANA
  • TENDER✔ [ COMPLETE ]
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • Eight Prince GoodLooking (End)
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Daniel Owns Me

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines