Detoksifikasi: Kumpulan Puisi dan Prosa

Detoksifikasi: Kumpulan Puisi dan Prosa

  • WpView
    LECTURES 2,495
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Chapitres 17
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mars 5, 2017
WpInfo
Poésie
Detoksifikasi adalah usaha terakhir buat menyingkirkan segala rupa racun yang bermukim pada diri. Detoksifikasi adalah sepenggal mimpi milik sepotong Bulan yang jemawa-yang mengira bisa memiliki Bumi sekaligus merasai Matahari. Detoksifikasi adalah rumah bagi kisah-kisah cinta dan benci, hitam dan putih, ada dan tiada, serta nyata dan fana. Detoksifikasi adalah racun sekaligus penawar buat jiwa-jiwamu yang kelu. © 2015 oleh Ayu L.H.S
Tous Droits Réservés
#542
prosa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Cinta Berbalut Puisi
  • Rintik Yang Menyalin Ingatan
  • Hi Crush! (udah selesai)
  • My Beloved Enemy
  • Among The Stardust
  • GARIS TAKDIR
  • SENI PROSAIS (End)
  • Memories in Moon
  •  Empathy (On-Going)

Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu