My Daddy

My Daddy

  • WpView
    Membaca 1,111,213
  • WpVote
    Vote 3,543
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 25, 2026
Setiap kali putrinya pulang dalam keadaan menangis dan bertanya tentang keberadaan ayahnya, rasa tidak tega selalu melingkupi hatinya. Namun apa yang bisa ia lakukan jika saja suaminya sendiri pun tak menginginkan kehadiran dirinya dan juga putrinya. Mungkin memang putrinya hadir karena rasa benci suaminya yang menginginkannya segera pergi dari kehidupannya. Tetapi putrinya sama sekali tidak pantas dihukum dengan keadaan seperti ini. Andai ia bisa menghapuskan rasa sedih putrinya dan menggantikan sepenuhnya sosok ayah kepada putrinya. Ia hanya bisa berandai dan berandai setiap kali melihat tangisan putrinya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Fase dalam Lingkaran [Selesai]
  • Diary Dodol Amah
  • Hadiah Terindah [Completed]
  • [ML2] Beautiful in White
  • Me.... Your Mom? (SUDAH TERBIT)
  • ANDAI AKU BISA
  • WHY IS IT SO HARD TO SAY? [ Curahan Hati ]✔️
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • Pernikahan Wasiat
  • Call Me Mommy [GxB]

[Trigger / content warning: domestic violence, self injury, negative vibes] Sejak di-PHK, Ayah berubah 180 derajat. Ladin tidak lagi melihat sosok wibawa pada ayahnya karena yang dilakukan Ayah sekarang hanya marah-marah, judi, dan mabuk. Ibu akhirnya harus menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga karena Ayah enggan kembali bekerja. Ladin bukan termasuk orang pendiam, tapi sejak dulu ia tidak pernah menyuarakan emosinya. Oleh karena itu, melukai tubuh kerap kali dijadikannya jalan pintas untuk menuntaskan emosi. Tidak ada ruang untuk Ladin dapat bercerita. Dunia terlampau sibuk hingga tak berkenan mengurusi perempuan kecil yang bukan siapa-siapa. ----- "Katanya, beberapa mahasiswa psikologi itu lagi berobat jalan?" ----- Cerita ini adalah fiktif. Background cover credit to owner (I am sorry because I can't find the artist)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan