When I Look At You

When I Look At You

  • WpView
    Reads 6,413
  • WpVote
    Votes 499
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 24, 2015
Audrey Olivia Nathan Sosok gadis berwajah cantik dan manis, memiliki bola mata berwarna biru yang membuat kesan bahwa dia adalah gadis yang sangat tenang. Arka Oliver Nathan Sosok pria yang memiliki bola mata berwarna hitam yang membuatnya agak misterius dan cuek. Sebenarnya dia adalah kakak yang sangat perhatian dengan adik satu-satunya, Audrey. Aron Nathan Asli Amerika, memiliki bola mata berwarna biru seperti anak perempuannya, Audrey. Arki Sari Nathan Asli Indonesia, memiliki bola mata berwarna hitam seperti anak laki-lakinya, Arka. Mereka adalah keluarga yang tergolong keluarga bahagia. Walaupun Arki dan Aron sangat sibuk. Mereka masih bisa meluangkan waktu untuk anak-anaknya. Hari ini, tepat bulan September 2011. Mereka pindah dari Indonesia menuju Amerika. Audrey akan melanjutkan kuliah di salah satu universitas di New York begitu juga dengan Arka, 3 tahun lebih tua dari Audrey. Dan cerita ini dimulai.
All Rights Reserved
#35
bieber
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Berbentuk Persegi [END]
  • Forever?
  • Fake Nerd Girl (COMPLETED)
  • Badboy For A Simple Girl (SEASON 1)
  • Wanita di Eropa
  • Dijual Cepat Tanpa Perantara
  • Markxelio
  • MY LOVE STORY
  • HIPOTESIS
  • GATHAN ALGANTARA [REST]

Gue nggak pernah nyangka hidup gue bisa berubah drastis cuma dalam tiga hari. Dulu gue Aria yang gemuk, pemalu, dan lebih sering ngumpet di balik punggung Alice atau Tessa kalau ada cowok ganteng lewat. Tapi sekarang? Semua mata ngelirik ke arah gue setiap gue jalan di koridor sekolah. Padahal gue nggak pernah minta buat jadi pusat perhatian. Gue cuma... kehilangan berat badan karena sedih nonton film BL favorit gue. Kedengarannya konyol, ya? Tapi kenyataannya, tangisan dua hari lebih itu ngubah seluruh penampilan gue. Dan parahnya, sekarang mama sama abang gue aja sempat nggak ngenalin gue. Yang lebih aneh lagi, cowok-cowok yang dulu cuek sekarang mulai mendekat. Chris, cowok basket yang dulu ngelempar bola ke kepala gue, sekarang malah ngajak kenalan. Melker, yang biasanya dingin kayak kulkas dua pintu, tiba-tiba jadi perhatian dan mau ngobrol. Dan Adrian... dia kayak punya radar khusus buat bikin gue salah tingkah setiap detik. Bahkan candaannya yang ngeselin aja bisa bikin jantung gue deg-degan. Gue bingung harus senang atau takut. Karena gue masih Aria yang sama di dalam, cuma dunia di luar yang kelihatannya mulai berubah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines