JOURNEY of LOVE

JOURNEY of LOVE

  • WpView
    Lectures 230
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 28, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Paola Bryanna Skyler tak pernah menyangka setiap pertemuannya dengan seorang Edward Brayden Paxton akan berujung dengan percekcokan. "Menyukai Edward?? Si manusia kutub yang menyebalkan itu?? Kalau itu sampai terjadi sepertinya aku harus memeriksakan otakku ke psikiater" (Paola) "Kenapa wanita judes itu tak pernah bersikap manis padaku walau sekalipun, apa memang ia tak bisa bersikap anggun seperti wanita lainnya, ANEH!" (Edward) J.O.U.R.N.E.Y o.f L.O.V.E
Tous Droits Réservés
#154
edward
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • The Duchess's Dangerous Love Life
  • Your Time
  • Please, Love Me!
  • A Wedding Moment (END)
  • Never Felt Like This Before
  • Restore Me | TAMAT✔
  • Secret Life

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu