Kadang, Reinata tak pernah berfikir betapa ia sangat menyukai hujan. Hujan adalah sesuatu yang membuat ia selalu tenang, seakan semua beban hanyut dalam aliran air hujan yang jatuh membasahi tubuh setiap kalinya. Kadang Reinata tak pernah berfikir, jika ia akan sakit karena hujan. Hujan itu bagaikan obat. Reinata tak pernah merasa dingin karenanya. Karna semakin didekatnya, semakin Reinata tak pernah mengenal rasa dingin. Reinata mampu tenang dikala kehadirannya. Rasanya sejuk, Reinata selalu ingin merasakannya setiap hari. Tapi, dikala musim panas tiba, Reinata mungkin adalah satu-satunya orang yang sangat-sangat merindukan tetesan-tetesan air yang jatuh dari langit dikala musimnya.
Kadang Reinata selalu berfikir, bahwa jikala nanti ia menemukan cinta sejatinya. Reinata ingin bertemunya, dibawah rintikan hujan. Tapi suatu kali, hujan membuat Reinata merasa dingin, membuatnya sakit, kacau, berantakan, dan dia..
Rinea menyadari bahwa dunia yang ia tinggali selama ini ternyata dunia novel, yang mengisahkan tentang ketua geng motor SMA dan juga gadis baik hati polos pujaan hatinya.
Sementara Rinea, hanya pemeran figuran saja, yang akan berakhir bunuh diri karena tidak tahan perlakuan kejam oleh keluarga angkatnya.
Bertekad mengubah takdirnya, justru Rinea malah bertemu dengan Exel, antagonis pria dalam novel.
Awalnya hanya menjadi nanny di apartemen Exel saja, tapi kenapa tiba tiba sang antagonis melamarnya?
Tahap revisi, pelan-pelan.
*****
Gadis figuran kalem jenius x Pemuda antagonis dingin bucin