Seven Stars in the Sky

Seven Stars in the Sky

  • WpView
    Reads 13,877
  • WpVote
    Votes 528
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 18, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
" Kamu yang kemarin nontonin kami main bola, kan? Dee kecil mengangguk. "Nyari Arsen? Hari ini dia gak ke sini soalnya lagi sakit", jelas seorang anak laki-laki. "Arsen sakit apa?" Dee kecil tidak dapat menutupi kecemasannya. "Biasa mimisan. Tapi hari ini parah, darahnya gak berhenti keluar dari hidung. Jadi mamanya gak bolehin dia keluar rumah. Kalo mau ketemu Arsen, dateng lagi aja besok." Dee mengucapkan terima kasih dan berjalan keluar lapangan. Kenapa super hero bisa sakit? Aku aja gak pernah mimisan. Ucap Dee dalam hatinya. Ah, besok akan aku tanyakan kepada Arsen. Kisah ini Bercerita tentang pertemuan sepasang anak kecil berumur 7 tahun di lapangan kecil.. tentang seorang anak laki-laki yang berusaha bertahan hidup.. Tentang gula-gula kapas.. Tentang pendar bintang yang ajaib.. Tentang janji-janji yang belum tergenapi.. Tentang permintaan 7 bintang.. Tentang anak perempuan yang berusaha membangun kembali semangatnya.. dan tentang laki-laki lain yang berusaha menorehkan selengkung senyum di wajah si anak perempuan..
All Rights Reserved
#387
yunani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Segitiga [END]
  • SLOWLY
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • [END] Blind Rainbow
  • Semu [Completed]

"Gue bakal sering dateng kesini, dan lo harus menerima gue dengan tangan terbuka. Anggap aja ini pelarian gue saat gue gak bisa sama dia,saat dia lagi sibuk dan saat gue lagi bosen. Itu syarat dari gue,dan gak bisa ditoleransi dengan apapun." "Jangan bercanda?!" *** Hanya karena sebuah balas budi,dia meminta lebih. Permintaan yang konyol dan tak masuk akal. Berusaha menolak namun dia acuh dan tak peduli. Lantas apa yang harus dilakukan? Menerima dengan pasrah dengan fakta yang menyakitkan, Atau lari seperti seorang pecundang yang tak mau menepati janji. *** Pertemuan dengan sepasang kekasih itu membuat kehidupan Harum berubah. Gadis itu merasa menyesal mengapa dari sekian banyak manusia, harus berurusan dengan kekasih orang. Harum benci dengan dirinya yang lemah mudah diperdaya oleh sosok laki-laki bermata tajam itu, Alan. *Cover by @fitrialjazera_

More details
WpActionLinkContent Guidelines