Enchant

Enchant

  • WpView
    Reads 3,725
  • WpVote
    Votes 208
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 4, 2015
Bintang jatuh tak selalu mengabulkan harapan Terkadang ia jatuh karena memiliki harapan Alexa adalah seorang introvert, yang bahkan tidak tahu nama tetangganya sendiri, padahal mereka sudah satu sekolah sejak SD. Orang-orang enggan dekat dengannya karena wajahnya yang sinis, padahal ia tidak bermaksud seperti itu. Alexa tidak pernah ambil pusing akan hal itu, ia cukup senang hidup dengan dunianya sendiri. Suatu hari, sebuah bintang jatuh di halaman rumahnya. Bintang itu bukan bintang biasa, ia jatuh untuk mencari sesuatu. Alexa memutuskan membantu bintang itu. Dan tanpa ia sadari, pencarian ini ikut merubah hidupnya.
All Rights Reserved
#185
star
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Erlangga
  • HOSHI NO KO
  • GASA [end]
  • BITARVE
  • Cigarattes & Candy [Soobjun]
  • GALASKA [RE-UPLOUD]
  • NESTAPA [On Going]
  • Unsent Letters
  • SI TAMPAN AERO
  • Eternal Ascension I
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines