"prov cinta"
panggil saja aku tata, sebena
rnya namaku cinta tapi aku tida suka di panggil cinta, karena aku tidak percaya apa itu namanya cinta....
sejak orangtuaku bercerai, aku jadi tidak percaya dengan kata cinta bisa di bilang aku puya troma...
Dan lebih aku kesal kenapa namaku harus cinta, itu mengingatkanku kepada ayah yang ku benci.
aku selalu ceria, sll tertawa di depan orang yang ku sayang dan orang yang bertemu denganku.
Tapi...
mereka tidak tau kalaw sebenarnya hatiku rapuh tapi aku tidak ingin mereka tau hanya aku dan tuhan yang tau.
heem itu aku baru saja nulis diary ku....
tiba-tiba kaka ku yang bernama dery, mengetuk pintu dengan kencang, aku jadi terkejut.
"de... buka pintunya, apa kamu masih hidup...!!" dengan nada bercanda, kakaku memang suka sekali menggodaku.
Terkadang, aku tak mengerti mengapa aku tercipta di muka bumi ini. Tak ada yang salah dengan ku. Aku tumbuh dan besar dengan serba kecukupan. Tak kurang apa pun . Kecuali kasih sayang. Kelahiranku tak di inginkan oleh ibu kandungku sendiri. Hal itu membuat aku harus di asingkan di perkebunan teh keluargaku di Bandung. Aku tumbuh di sana dan hidup bersama sebelas asisten rumah tangga yang selalu melimpahiku kasih sayang. Aku selalu bertanya pada Tuhan, apa salahku hingga Ibuku tak mau menerimaku.
Hari hari yang ku jalani sangat sepi. Aku mendamba kasih sayang sebagai seorang anak. Aku sepi, sedih dan meratapi nasibku sendiri. Hingga Dia tiba. Dia yang selamatkan aku dari petaka yang aku buat sendiri. Pertemuan itu, membuatku merasakan ada sebuah rasa yang kini tertanam di hatiku. Apakah itu yang di sebut dengan Cinta,? Entahlah..aku tak tahu.
Namun, ditengah kebahagiaanku dengannya, Ibu menawarkan pilihan yang berat. Aku akan di akui sebagai anaknya jika aku mau menuruti segala keinginannya. Dan keinginannya adalah, hal terberat yang tak pernah terfikirkan sebelumnya...
.
.
only on Wattpad dodiprayogo