Sunshine in Another Sky

Sunshine in Another Sky

  • WpView
    LECTURAS 1,368
  • WpVote
    Votos 109
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, dic 29, 2015
Disaat baru membuka kelopak mata pun, aku sudah tahu. Aku bukanlah orang yang pernah mengisi hatimu. Bukan orang yang pernah membuat perutmu seperti kupu-kupu yang berterbangan ketika kau melihatku, atau membuat jantungmu berdegup lebih kencang dari biasanya. Bukan orang yang pernah kau sayangi (lebih tepatnya). Bagaimana tidak? Kamu adalah pemeran utama di dalam setiap drama. Kamu adalah seorang penyanyi di sebuah konser tunggal. Kamu adalah orang yang selalu menjadi idola setiap orang. Memang benar jika kita pernah 'dekat'. Kita sering melakukan banyak hal bersama-sama. Tapi semua itu belum tentu membuatku menjadi orang yang selalu menghantui pikiranmu kan? Bahkan disaat semua orang mendukungku untuk dapat memenangkan hatimu, aku tahu bahwa kelak aku akan kalah. Disaat aku mengetahui seorang gadis lain yang pantas untuk bersamamu juga menyukaimu. Disaat aku harus menerima semua kebersamaan itu harus tergantikan, bahkan terhapus. Aku tahu, aku bukanlah siapa-siapa untukmu. Kini, aku telah melepaskanmu untuk pergi. Membiarkanmu bersinar terang, seperti cahaya sang mentari. Dan merelakanmu, 'tuk bersinar di lain hati.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Regrets of Love
  • U are
  • Keano
  • Meet Again (SATZU)
  • Memories in Moon
  • Precious Love (End)
  • One More Time (End)
  • 49 𝓓𝓪𝔂𝓼 [2𝓨𝓮𝓸𝓷] ✓

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido