Sunshine in Another Sky

Sunshine in Another Sky

  • WpView
    LECTURES 1,369
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Chapitres 20
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., déc. 29, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Disaat baru membuka kelopak mata pun, aku sudah tahu. Aku bukanlah orang yang pernah mengisi hatimu. Bukan orang yang pernah membuat perutmu seperti kupu-kupu yang berterbangan ketika kau melihatku, atau membuat jantungmu berdegup lebih kencang dari biasanya. Bukan orang yang pernah kau sayangi (lebih tepatnya). Bagaimana tidak? Kamu adalah pemeran utama di dalam setiap drama. Kamu adalah seorang penyanyi di sebuah konser tunggal. Kamu adalah orang yang selalu menjadi idola setiap orang. Memang benar jika kita pernah 'dekat'. Kita sering melakukan banyak hal bersama-sama. Tapi semua itu belum tentu membuatku menjadi orang yang selalu menghantui pikiranmu kan? Bahkan disaat semua orang mendukungku untuk dapat memenangkan hatimu, aku tahu bahwa kelak aku akan kalah. Disaat aku mengetahui seorang gadis lain yang pantas untuk bersamamu juga menyukaimu. Disaat aku harus menerima semua kebersamaan itu harus tergantikan, bahkan terhapus. Aku tahu, aku bukanlah siapa-siapa untukmu. Kini, aku telah melepaskanmu untuk pergi. Membiarkanmu bersinar terang, seperti cahaya sang mentari. Dan merelakanmu, 'tuk bersinar di lain hati.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Keano
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Cahaya Dirimu
  • Remember?
  • SalFlo
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • U are
  • You're Here, But Not For Me
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu