Melukis Pelangi [SELESAI]

Melukis Pelangi [SELESAI]

  • WpView
    Reads 3,671
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 16, 2015
WpInfo
Fiction
Social Themes
Aku tak tahu, Dengan apakah aku bisa melukis pelangi... Disekitarku pekat! Tiada warna lagi! Warna itu hilang... Aku tak dapat melukis lagi.. Akankah warna itu datang lagi? Atau akan terganti? Aku sudah buta, tuli dan bisu karna ku tak dapat menggenggam warna tuk melukis pelangi.. _DA ●○◦◦Melukis Pelangi◦◦○● ©2014.Arakida
All Rights Reserved
#363
inspiration
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • a RAINBOW
  • Gus Zhafi
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • PELANGIT
  • OBSESSIVE LOVE
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • After Rain
  • Pelangi Di Matamu
  • Shafa (TERBIT)
  • Cintaku Serumit Itu
a RAINBOW

Apa mungkin kau hanya ingin menjadi seperti pelangi yang memberi warna duniaku setelah hujan, tapi hanya sejenak lalu pergi meninggalkan? Apa mungkin kau adalah orang yang mendampingi aku melihat pelangi yang selalu sama dengan sosok yang menemani aku saat hujan dan petir? Semesta selalu berikan pelajaran yang sangat berharga tentang keindahan warna pelangi yang beraneka ragam. Pelangi mengajarkanku bahwa yang indah hanya sesaat. Seperti halnya pelangi yang belum tentu indah jika hanya terdiri sari satu warna,.....aku hadapi badai ini dengan berani, aku tunggu kapan Pelangi itu datang, meski hatiku tak lagi utuh, meski cintaku tak lagi penuh, penuh luka dan sayatan yang kau torehkan berkali- kali!! Dear Rainbow,.... I don't know what will happen in the future,... I don't know whether we' ll be together or not. All I know you're the best thing that ever happened to me. You're like the most precious God gifted to me. Being with you makes me feel like I'm with my self. Diam ku itu bukan tak ingin berkata, aku hanya takut pikiranmu tak mampu mencerna perkataanku, dan lisanku membuatmu luka,....

More details
WpActionLinkContent Guidelines