Airhead

Airhead

  • WpView
    Reads 1,907
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 24, 2016
Rose Weyzig. Siapa yang tidak tahu dirinya, gadis remaja dengan karir model yang sangat sukses. Tidak ada yang tidak tahu Rose Weyzig. Gadis cantik dan seksi dengan senyum menggoda. Semua lelaki pasti luluh dibuatnya. Brandon Stark, cowok tampan yang tidak akan pernah berhenti mengganggu Rose. Cowok super menyebalkan yang akan menghancurkan Rose kembali. Sayang, hidup Rose tidak secemerlang karirnya. Dia kembali dipertemukan dengan mimpi buruknya. Mimpi buruk yang sudah dilupakan itu kembali muncul. Apalagi saat mendapati dirinya bangun di kamar pria lajang yang sangat sexy dan hot dengan hanya berbikini. Belum lagi ancaman-ancaman dari pembenci rahasianya. Dan dipertemukan kembali dengan cowo yang sudah berhasil dia lupakan. Dan fakta-fakta yang membuatnya hampir gila. Lalu bagaimana dengan kelanjutan karir nya? Lantas, apa yang akan dilakukan Rose? Melarikan diri atau tetap menerima takdir? Well, kita akan tahu saat terus membaca ceritanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Mistake
  • Arion (End)
  • Backstage
  • Mimpi Panas I : Clara & Melvin
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker
  • IMPULSIVE BOSS
  • Fall from GRACE

Dibanding ditinggalkan, Tanya lebih memilih untuk melakukan apapun yang Areez inginkan. Apapun itu, meski menyakiti perasaannya, melukai harga dirinya. "Good girl..." Areez mengelus punggung telanjang Tanya dengan ujung jemarinya, tangan lainnya meremas payudara Tanya, mencubit ujungnya yang meremang oleh gairah. "Buka pahamu lebih lebar." Areez berbisik, menggigit cuping telinga Tanya main-main, membuat Tanya gemetar oleh dambaannya atas diri Areez. "Masuk..." Areez memanggil seseorang untuk masuk ke dalam kamar mereka, masih sembari mendekap Tanya dari belakang, menikmati pemandangan vagina Tanya diantara pahanya yang terbuka lebar. Lengan besar Areez mengungkung tubuh Tanya, mencegah gadis itu kabur meski Areez yakin Tanya tidak akan pernah kabur darinya. Tanya melihat wanita lainnya masuk, wanita tak dikenal seperti kebiasaan Areez di setiap kesempatan. Perutnya melilit tidak nyaman, hatinya berdenyut menyakitkan. Tapi Tanya tidak mau Areez meninggalkannya... Jadi ketika wanita asing itu berjalan ke arah mereka, membuka pakaiannya yang tipis, dan bersimpuh di bawah kaki Areez dengan Tanya dalam dekapan lelaki itu. Tanya hanya bisa memejamkan mata, serta berharap aktivitas ini segera selesai. ---Adult Romance Story--- Hanya untuk Pembaca Dewasa Tulisan ini pure hasil imajinasi penulis ditambah referensi dari banyak karya yang penulis nikmati. Dilarang meniru atau memperbanyak cerita ini. Segala hal yang ada dalam cerita ini hanyalah fiksi dan khayalan penulis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines