OURS

OURS

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zon, jun. 28, 2015
WpInfo
Fictie
Romantiek
Kau dan Aku, memulai hari dengan perkenalan, melaluinya dengan rangkaian cerita, dan mengakhirinya dengan segenggam harapan. Kau, menuliskan memorimu yang kemarin, melukiskan ingatanmu hari ini, dan menerka apa yang akan terjadi esok. Kau, membuka setiap luka saat pagi, menyembuhkannya pada siang hari, dan menutupnya lagi pada malam hari. Lalu, kau menggoreskan satu luka baru pada pagi berikutnya. Aku, memandangimu yang terlihat amat sempurna dan aku benci kehilangan nafasku saat kau tersenyum. Kau, yang sangat amat pelupa. Tetapi, aku tak akan pernah bosan menceritakan semuanya kembali padamu. Karena, ya, demi tuhan, Aku mencintaimu.
Alle rechten voorbehouden
#173
justwriteit
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Silent Heart!
  • Arsyilazka
  • Patience ✔
  • Kamu
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Me And My Cousin's
  • Lost In Love
  • Stay With Me
  • THE CLIMB [Completed]
  • Regrets of Love

"Al kenapa lo selalu liatin gue?Gue jadi bingung sama Lo kalo lagi berduaan gini" salsa bertanya serius kepada Alfa, karna sampai saat ini salsa bingung kenapa setiap sedang berdua, Alfa selalu menatap mata intens salsa. Dulu salsa memang cuek dengan tatapan Alfa, tapi semakin lama Salsa cukup penasaran dan ingin tahu alasan soal Alfa menatap nya seperti itu. Bingung lhoo ini salsa serius Dan shit Alfa bukan nya menjawab pertanyaan Salsa, justru ia semakin menatap mata bulat itu dan bahkan Alfa tersenyum. Satu detik Dua detik Empat detik ( tiga detik dulu sat ) Tiga detik ( nah baru bener ) Empat detik Lima detik Alfa mengangkat salah satu tangan nya dan meletakan nya tepat ditepian wajah Salsa. Tangan Alfa dengan lihai menyibakkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah salsa. ( Ulah angin nih pasti, pen sentil angin rasa nya author gengs ) Salsa masih termenung dengan Alfa yang menatapnya seperti itu dan perlakuan Alfa beberapa detik yang lalu:'' "Lo bukan bingung tapi gugup. gue rasa jantung lo harus dicek ke dokter setelah gue tatap Lo kaya gini" Stop! Bukan, bukan ini alasan yang ingin salsa dengar dari mulut Alfa! Belum sempat salsa mengangkat mulut nya untuk bicara. Alfa kembali melontarkan sesuatu. "Sa.. lo cantik. Boleh ya gue sayang sama Lo?" Deghhh Seakan detak jantung salsa terhenti seketika! Syok! Salsa syok! ( Kalo ga tau syok gua kasih tempe syok itu kaget yhahaaa ) __--__--__--__--__--__--__--__ DON'T COPY MY STORY!!! Sebelum baca follow dulu ya❣️Karna banyak part yang bakal aku privat guys🌈

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen