غلاف قصة masalalu بقلم eghaa_09
masalalu
  • WpView
    مقروء 249
  • WpVote
    صوت 6
  • WpPart
    فصول 1
  • WpView
    مقروء 249
  • WpVote
    صوت 6
  • WpPart
    فصول 1
مكتمِلة، تم نشرها في يونـ ٢٨, ٢٠١٥
Part 1
#Alipov
Sekarang hidup gue hancur karna wanita yg gue cintai telah pergi tanpa alasan ,, karna itulah gue menutup rapat* hati ku untuk wanita lain karna gue ngk mw lg disakiti&ditinggal kan oleh wanita.
Sekarang gue udh pindah dri jakarta ke kota jogja dimana gue membuka lembaran hidup baru dari #masalalu ku yg suram. Aku tinggal bersama kakak perempuan ku bernama kaia (alya). Dia sedang bekerja menjadi skertaris dikantor camat tempat tinggal ku&kaia.

Aku terbangun dri tidur ku karna mendengar suara ketukan pintu kamar ku.
"Tok..tok..tok.."
"Ali cepat bangun,, hari ini loe harus ngelamar kerjaan dikantor teman gue" kata kaia berteriak dibalik pintu kamar gue.
Ya, hari ini gue udh mulai untuk ngelamar kerja dikantor teman kakak gue. Karna kaia slalu marah bila gue trs*an ngelamun mikirin cewek munafik itu.
"Iya kak" balas ku dengan nada serak khas bangun tidur ku.
Aku bangun&langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan badan ku & keluar dari kamar menuju ruang makan untuk sara
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف masalalu إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Good Girl or Naughty Girl (END) 🍁 بقلم Athalla_Raytian
54 أجزاء مكتمِلة للبالغين
Warning 18+ (Harap bijak dalam memilih bacaan). Prolog: Pagi ini, pagi hari senin tepatnya. Hari-hari ku tak ada yang spesial karna aku memulai aktivitas kuliah ku dengan seperti biasa, yaitu dengan wajah muram tak bersemangat. Bukan karna dosen atau pun mata kuliahnya tapi karna suasana dan para penghuni kelas yang tak pernah bersahabat dengan ku dan aku tau saat ini mereka di kelas pasti sedang menunggu untuk membully ku, meski aku sudah muak dengan semua kekonyolan ini namun demi kakak aku harus bertahan sampai lulus nanti. Sedangkan di rumah aku hanyalah seorang anak perempuan pendiam yang suka membaca buku dan novel-novel romance serta misteri, meski aku terlihat seperti kutu buku dan cupu tapi sebenarnya aku sangat mengenal dunia gemerlap di malam hari yang kelam karna pada malam harilah aku beraksi menjadi seorang DJ di sebuah club malam terkenal di Canada dan itulah jatidiriku yang sebenarnya tanpa di ketahui siapapun termasuk saudari perempuan ku yang begitu ku sayangi. Namun masalah mulai muncul ketika salah seorang kakak senior ku yang berwajah tampan nan menawan itu mengenali tanda yang ada pada tubuh ku sama dengan tanda yang ada pada seorang gadis cupu yang sering di bully di kampus, sampai hal mengerikan itu pun terjadi. Dapatkah aku menghindari semua kekonyolan itu?? Dapatkah aku bertahan dan menjalani semua situasi yang mengerikan itu tanpa harus diketahui siapapun?? "Alina Catalin" •√• My second story •√• _AthallaRaytian_
Love It's You [COMPLETED] بقلم Ayyaraara
27 أجزاء مكتمِلة
"Lo jangan berburuk sangka dulu deh." ucapnya aku langsung mengerutka jidatku. "Ahh lo yang mindahin gue kan?" ucap ku sambil memutar mutarkan jari telunjukku di mukanya. "Jangan nunjuk-nujuk bisa?" ucapnya. "Alah jangan so mengalihkan topik deh, lo kan yang mindahin gue ke kasur ya kan kan kan?" ucapku sambil menaik turun kan alisku "Dih gk ada kerjaan banget gue mindahin lo. " "Terus gue kenapa ada disini?" "Lo nggak inget? Ciyus." aku langsung menggelengkan kepalaku. "Lo mau tau siapa yang pindahin lo?" aku langsung menganggukan kepalaku. "Ya diri lo sendiri." ucapnya sambil berdiri dari duduknya dan mengedikan bahunya. Aku yang melihat itu langsung turun dari ranjang dan menggengam tangan kanan Ladit. "Eittss."tarikku. "Ishh apaan lagi?" ucapnya sambil menghadap ke arahku. "Lo pasti gk mau denger deh ciyus."ucapnya sambil menirukan ucapanku tadi. "Ih apaan sih Ladit lo tinggal ngomong aja." "Heuh tadi tuh gini, pas tadi sedang enak-enaknya gue tidur sedikit ada gerakan dari arah kanan ranjang dan itu ternyata lo yang sedang berusaha naek ke atas kasur dan ya kamu tidur di atas kasur." ucapnya aku langsung melongo. "Jadi kita berdua tidur berdua hah?" ucapku menunduk dan rasa panas di pipiku mulai terasa. "Dan bukan itu saja." dengan freak smile nya. "Hhuh apa lagi?" ucapku sambil mendongakkan kepalaku kepo. Kepo itu adalah aku. "Tadi ada yang maksa-maksa ingin nyium gue di saat mimpinya." ucapnya aku langsung melotot. "Terus!" ucapku. "Dia nyium gue--
ASAVELA KIARA  بقلم naaa_day
18 أجزاء مستمرّة
"Jangan takut pada manusia tapi takut lah pada tuhan" _Asavela kiara_ ✨✨✨ pernah kah kau mendengar atau melihat tentang seseorang yang memiliki dua sifat?tentu ada di dalam dunia ini, bagaimana ciri ciri nya? sini, cerita ini akan mengajarimu tentang kehidupan yang munafik sebenarnya kenalin seorang gadis cantik yang terkenal kejam yang tidak memiliki rasa kasian kepada sesama manusia di sekolah nya dan di kota tempat dia tinggal dan lahir,di paksa pindah oleh sahabat nya untuk tinggal bersama ayah dan kedua Abang nya di Bandung "Sa...Lo kenapa nggak tinggal sama bokap lo aja sih, ayo lah gue sendiri disini,rasanya kalau nggak ada lo nggak enak,gue nggak punya teman sa, Lo pindah ke Bandung aja sa biar gue ada teman"ucap gadis dari sebrang sana. "gue mau ,tapi Lo tau kan half soul butuh gue"jawab gadis yang sedang calling with bestienya. "iya, gue tau tapi kan masih ada anggota inti lainnya,pliss saa pliss demi sahabat lo ini" paksa gadis di sebrang sana lagi. "okay gue pindah ke sana". "yeayy...,kapan Lo pindah?,nanti suruh bokap lo nyekolahkan Lo sama gue ya". "ya.., gue pindah 2-3 hari lagi,gue harus izin ke nenek dan gue harus berziarah ke makam ibu gue dulu" ucap gadis itu menjawab pertanyaan sahabatnya. "oke,gue titip salam ke almarhumah ibu ya" "yaa"balas gadis itu dan langsung mengakhiri panggilan telepon sahabatnya 'huh' desuh gadis itu menghela nafas 'Bandung i coming...' ✨✨✨ 🔔ini cerita pertama aku ya jadi maaf kalau kurang nyambung atau menarik dan banyak typo nya. 🔔 cerita ini dari otak ku sendiri ya,tidak mengcopy cerita manapun. 🔔jangan lupa follow 🔔happy reading
GURUKU IS MAHRAMKU بقلم PutriLusiana525
20 أجزاء مكتمِلة
🐸 PART 1🐸 Hai!! aku Shazia aurelia seorang gadis dari keluarga kecil, Sejak kecil aku selalu di manja oleh orang tua ku, aku dilahirkan di kota Bandar Lampung, aku sudah memasuki umur 18 tahun dan aku anak yang panling bungsu dari kakakku yang sangat tampan. Uppz!! iya tampan :) "Assalamualaikum semua,, selamat pagi Umi, selamat pagi Abi" sapa kakakku yang tampan, Kini semua berada di ruang makan yang sedari tadi menunggu kakakku untuk sarapan bareng. "Wa'allaikumusalam, selamat pagi juga buat anak umi dan abi yang ganteng" serempak menjawab. "Ko Abi dan Umi saja sih kak yang di sapa? Aku nya gak?" Tanyaku kepada kakakku, sembari aku melipat kedua tanganku didada dengan wajah yang kesal. "Hmm... iya deh. Selamat pagi adik kakak Debi yang cantik". ucap kakak ku, sembari tersenyum dan mencubit pipiku. Debi?? iya itu nama kakakku. "Ihhh.. kakakk. sakit tau. Pagi juga kakakku" jawabku sembari mengusap pipiku yang terasa sakit. Kami semua sedang asik menyantap makanan masakan umi, selesai makan aku memulai topik pembicaraan. "Abi, umi zia boleh gak berangkat sekolah sendiri?" tanyaku kepada abi dan umi yang sedang duduk di hadapanku. "Kenapa kamu ingin berangkat sekolah sendirian, kan ada kakak kamu. suruh kakak kamu mengantarkan kamu kesekolah" pinta umi padaku sembari melirik kearah kakakku yang sedang duduk di sampingku. Aku langsung melirik ke arah kakakku "Emangnya kakak mau ngantar aku kesekolah?" tanyaku. tak lama kakakku menjawab "Ya pasti lah adikku tersayang. Apasih yang gak boleh buat adikku ini" jawabnya sembari tersenyum dan mengedipkan matanya...
Bawa Aku Pulang (End) بقلم Rizardila
9 فصول مكتمِلة
By a True Story Tentang dua anak muda yang menghabiskan waktunya bersama di masa putih abu-abu. -- Ponselku bergetar. Layarnya menyala terang. Nama Widya muncul di sana. "Za. Belum tidur?" Tanyanya dalam pesan itu. Aku melirik jam yang terdapat di sudut kanan atas layar ponsel, mendapati kini sudah jam dua pagi. "Belum, kenapa, Wid?" Aku bertanya balik. "Temenin gue teleponan dong! Gue enggak bisa tidur, nih." Sebenarnya, walau berada di kamar, aku sedang sibuk bekerja dengan komputerku. Namun, sejak mengenalnya delapan tahun lalu, aku selalu saja tidak bisa menolak permintaannya. "Oke." Balasku singkat sebelum akhirnya ponselku berbunyi, ada telepon masuk darinya. "Masih kerja?" Terdengar suaranya di sebrang sana. "Udah selesai, kok." Aku terpaksa berbohong. Padahal, aku mengesampingkan pekerjaanku untuknya. "Kenapa? Kok susah tidur? Emangnya mikirin apaan?" "Enggak tau, nih. Akhir-akhir ini, rasanya susah banget tidur cepet." "Lu kebanyakan tidur siang kali? "Bisa jadi, sih. Soalnya gue tidur bangunnya agak siang. Hahaha. Omong-omong, gue ganggu, enggak?" "Ganggu? Enggak, kok." "Emang lu lagi di mana, Za?" Tanyanya. "Di kulkas." "Hahaha." Ia tertawa. Aku selalu suka mendengar tawanya. "Serius ih! Lu lagi di mana?" "Di rumah, Wid. Kenapa, sih?" "Gapapa, nanya aja." Balasnya. "Oh iya, selain kerja, lu sibuk apa lagi deh akhir-akhir ini, Za?" Tanyanya padaku. Entah apa jawabanku atas pertanyaan itu. Yang jelas, aku bicara dengannya cukup lama. Mulai dari membicarakan soal kesibukan selain pekerjaan, sampai akhirnya membicarakan masa-masa SMA, dulu. Iya, Widya adalah temanku saat masih SMA. Aku mengenalnya sejak delapan tahun lalu. Aku ingat bagaimana aku mulai mengenalnya waktu itu.