Picture Perfect

Picture Perfect

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 29, 2015
Disaat hujan yang mempertemukan kita, aku menatap sepasang caramel dengan hitamku. Dan seperti rintikan hujan yang membuat aroma tanah yang khas, begitu pula engkau yang membasahi hatiku dengan pandangmu.
All Rights Reserved
#215
petrichor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • INTUISI [END]
  • RAIN.
  • Rain Sound
  • After Rain
  • Rain
  • Merangkul Hujan
  • Petrichor
  • rain untuk senja
  • Can I Be Yours, Senpai?

Sesaat ketika hujan turun, aku berpikir waktupun telah berhenti. Dan aku di satukan dalam kebahagiaan yang menyakitkan. Ada masa ketika musim hujan itu, aku menumpahkan semuanya dalam tangisku. Dan aku tertawa atasnya. Namun saat ini, ketika hanya ada musim kemarau di hatiku, aku merindukan hujan itu. Bahkan ketika tahu, bahwa aku berada di bawah rintik-rintik hujan yang menggelora, aku tetap merasa, itu bukan hujan yang aku rindukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines