"R A N A"

"R A N A"

  • WpView
    Leituras 462
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jun 4, 2017
Rana Hanandiba menjalani kehidupan yang rumit. Perjalanan cintanya yang begitu berharga terpaksa harus disembunyikan dari banyak pasang mata. Banyak orang yang mengagumi segala hal yang ada dalam dirinya tanpa mereka tau bahwa Rana harus melewati proses yang panjang dan tidak pernah mudah untuk sampai di fase hidup yang mereka lihat. Kehadiran Defandra Abrizam melengkapi segala hal yang sudah terlanjur rumit di hidupnya menjadi lebih berwarna. Meskipun kebahagiaan tak selalu menyelimuti mereka berdua. Keinginan untuk melangkah ke pelaminan tak pernah mudah untuk diwujudkan bagi Rana dan Defa. Amanah yang mereka bawa, pertentangan dari banyak orang, hingga hati lain yang mencintai diri mereka masing-masing menjadi pisau pengasah keteguhan mereka. Rana dan Defa diciptakan untuk saling mengisi, saling menemani, dan saling berjuang untuk senantiasa mempertahankan. Menunjukkan pada semesta bahwa hanya Tuhan yang mampu memisahkan mereka.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Being a Good Papa [ End ]
  • RAFFRAIN
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Better Days
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • GISTARA (TERBIT)
  • Our Marriage
  • Unexpected
  • Kamu Separuh Agamaku [TERBIT]
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo