Love is You

Love is You

  • WpView
    Reads 12,001
  • WpVote
    Votes 321
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 30, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
-Prolog- Perlahan namun pasti wajah itu mendekat 1..2...3 hembusan panas itu semakin mendekat, menggelitik kulit wajahku dan berhasil membuatku panas dingin tingkat akut. Semakin mendekatnya wajah tampan yang sayangnya buram itu, semakin tertutuplah mataku sambil memajukan beberapa senti bibirku dengan niatan supaya mudah dicium. Pria itu berniat menciumku kan??? Yess ... ciuman pertamaku! Kutarik ujung bibirku begitu kurasakan sesuatu yang hangat menempel di bibir seksi-ku. Pria itu tidak berbuat apa-apa, hanya menempelkan bibirnya yang seksi dan hangat itu dibibirku. 1...2...3 kok bibirnya panas amat? nih laki demam ya? Dengan amat sangat berat, kubuka satu mataku . Oke kupilih mata kananku yang sebenarnya gak ada perbedaan apapun dengan mata kiriku. Hehehe ... kuintip pria didepanku. Dia masih menciumku kok tapi kok berasa makin panas ya bibirku, padahal dia gak menciumku dengan rakus layaknya di film-film erotis kok. Cuma nempel doang! Suer deh tekewer-kewer. 08.06.15
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berawal dari Tantangan
  • Stuck WIth You! (Tamat)
  • KaKel Nakal (MPREG)
  • Don't Go Away

Sebenarnya mencoba di genre yang dikatakan dewasa ini sedikit terbawa suasana... hehehe.. jangan mikir yang nggak nggak :D :D :D Baca dari awal sampai akhir ya guys.. :* :* :* _____________ Laras mencoba menekan dirinya untuk dekat dengan pria yang ada didepannya sekarang. Pria berwajah Indo, bertulang pipi tegas dengan rahang keras sedikit demi sedikit mundur untuk memberi mereka jarak, akan tetapi apa yang dilakukannya, membuat dia semakin mendekati dinding dibelakangnya. Karena ketika pria itu mudur, laras mempersempit jaraknya dengan melangkah halus kedepan. Flirting, senyum simpul dan menatapnya penuh minat itu yang laras lakukan. Sebenarnya untuk pria sekelas abi pasti bisa menguasai keadaan, karena kekuatannya berkalilipat dengan kekuatan cewek yang mulai menelusuri wajahnya dengan jari telunjuk. Akan tetapi itu tidak dilakukannya, dia mau tahu sampai dimana laras bisa menggodanya. Abi mulai gerah karena jari ramping laras berhenti dibibirnya, membelai bibir atas kemudian bibir bawah dan selanjutnya membentuk garis horizontal. "Laras..."abi menggerang ketika laras mengecup bibir itu sekilas. "kenapa sayang?" "ada yang salah?" walaupun wajah yang dia tampakkan seperti wajah polos si gadis kecil, tetapi jemarinya tak sepolos wajahnya. Gadis manis berambut pirang itu mulai membuka kancing kemeja abi, diikuti dengan senyuman manis ala Angelina Jolie yang berhasil memikat lawan mainnya, Brad Pitt di saat syuting 'Mr & Mrs Smith. Dan sekarang Laras sudah berani mencium leher kemudian pundaknya, Abi mulai memejamkan mata, munafik jika abi tidak menikmatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines