Satu hal yang Anne tidak sukai dari kehidupan SMA, tentang sombongnya anak borju, belagunya the most wanted, ngesoknya senior, dan menyeramkannya geng kapak.
Perjalanan kisah SMA-nya dimulai ketika ia bertemu dengan Dandy yang mempertemukannya dengan Agil.
Agil merupakan senior agit idaman semua Adek kelas perempuan. Selain dia jago basket, rupanya yang tampan blasteran Indo Arab, katanya dia juga dingin sehingga jarang sekali dari mereka yang berhasil mengetuk pintu hati Agil.
Dibalik sikapnya yang dingin, sekalinya dia mendekati perempuan pasti berakhir pada sebuah harapan yang palsu. Bukan, bukan Agil yang menjadi korban php, kabarnya Agil yang selalu nge-phpin banyak perempuan didekatnya.
Oleh karena itu salah satunya hal yang paling dibenci Anne. Mereka yang dipredikati the most wanted, pasti memanfaatkan predikatnya itu hanya untuk menggaet banyak perempuan cantik di belakangnya.
Tetapi semua berbeda ketika Anne berkesempatan untuk mengenal Agil lebih dekat. Dan banyak sekali rahasia yang Anne baru ketahui setelah itu. Nyatanya semua tidak seperti yang Anne pikirkan selalu buruk. Akhirnya Anne harus terjebak pada perasaannya yang aneh, akibat dari rasa bencinya yang perlahan mulai tumbuh menjadi benih-benih cinta disela kedekatan mereka.
"Lo tuh aneh ya Gil, nggak pasti! Udah? Nggak ada yang mau diomongin lagi kan?" tutur Anne tegas.
"Setahu gue, cewek nggak suka kalau ditinggal pergi tanpa kepastian. Intinya gue sayang sama lo, udah pasti kan?" -Kai Agil Pratama.
If you want the truth, ask something! Because grey cannot shine without Black and White.
"Senyuman lo bikin gue de javu. Sayangnya, gue nggak bisa inget siapa lo. Ditambah lagi dengan masa lalu gue yang nggak bisa bikin gue deket sama sembarang cewek." - Agra Caldwell.
Kelas XII IPA-3 kedatangan murid baru. Pindahan dari Semarang, katanya. Dengan penampilan culun tersebut, membuat kelas tersebut memiliki 2 anak nerd.
Agra sang ketua geng most wanted yang dingin, tiba-tiba berkenalan dengan anak baru itu. Bisa dibilang keajaiban. Seorang most wanted dingin dan cuek tersebut ingin berkenalan dengan nerd baru di kelas itu. Dan itu juga yang membuat Alex, sahabat Agra yang juga most wanted semakin gencar menggoda Agra.
Saat gadis nerd tersebut tersenyum, Agra merasa seperti De Javu. Di saat yang sama juga, Alex kembali menggoda Diva si gadis nerd lama. Di sisi lain juga ada yang iri dengan perlakuan Agra kepada anak baru tersebut yang membuat orang itu semakin gencar untuk membully anak baru itu.
Kedua gadis itu berpenampilan nerd juga mempunyai alasan. Selain menutupi identitas, mereka juga akan mencari tahu tentang 'orang' yang selama ini mereka cari. Meski tidak mudah, tetapi sedikit demi sedikit, orang itu mulai menampakkan identitasnya.
Bagaimana nasib kedua gadis nerd itu? Akankah mereka menemukan orang yang mereka cari sebelum mereka mengungkap identitas?