Happen Ending

Happen Ending

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Ini kisahku, dengan orang di masa lalu, kini yang kuhadapi dan masa depan yang tak pernah kutau Aku, Hanna Adeeva Narsya, kini usiaku baru menginjak 23 tahun. Aku masih terbelenggu akan masa laluku. Masih terbayang-bayang akan cinta monyet, bukan, dia mungkin adalah cinta pertama ku, sejak SMA. Meskipun aku telah lama tidak bertemu dan melihatnya, tapi wajahnya masih selalu membayangiku, meskipun aku telah berusaha untuk melupakannya. Tapi sisi lain, aku benar-benar ingin bertemu dengannya sebelum semua terlambat. Aku hanya ingin mengatakan padanya bahwa aku pernah menyukainya, menyukainya dalam diam. Aku selalu merindukannya. Revandi Ganendra. Adrianne Ararya. Laki-laki mendekati mapan berusia 26 tahun. Ia bekerja sebagai interior designer di sebuah perusahaan design interior yang cukup bagus reputasinya. Berpostur tegap dan lumayan berisi dengan tinggi 173 cm, berkulit sawo mentah. Bentuk wajahnya tegas dengan mata yang agak sipit tapi kalem. Ia lebih suka melakukan pekerjaannya di luar kantor, alasannya sih agar mendapatkan inspirasi. Revandi Ganendra. Laki-laki yang dulu kusukai, sangat kusukai secara diam diam. Entah, apakah aku masih menyukainya saat aku bertemu dengannya. Usianya terpaut satu tahun diatas ku, 24 tahun. Tingginya 170cm, kuning langsat, ia suka berolahraga, dulu saat SMA, mungkin sekarang masih suka. Wajahnya bersih, hidungnya mancung dan dahinya agak lebar. Hehe. Menurutku, dia mendekati sempurna , versiku. Kevan Giano Firdaus. Setampan Revan, tapi Kevan lebih tinggi. postur tubuhnya 175cm, berkulit kuning langsat, dia mempunyai aura yang kuat, berkharisma, wajahnya tegas, dan berhidung mancung, dan bersih, memiliki tatapan maut. Tapi selalu memasang wajah datar. Sangat pandai mengatur emosi, dan pandai menyembunyikan perasaannya yang sebenarnya, tapi sangat blak-blak an. Berusia hampir 29 tahun, tapi masih tetap terlihat muda. pemilik sebuah cafe n resto bernama Goods.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nothing, But You...
  • My First Love [END]
  • Puisi Kegagalan
  • Om, Ayo Nikah
  • My Sugar Daddy(END)
  • Om CEO [Selesai]
  • BIRUNYA CINTA
  • Sewing Heart Arrogan

Romance story about Arlita dan Arnanda. Arlita Naraya Tirta Rutinitas sehari-hariku sering dibilang membosankan oleh banyak orang, termasuk teman-temanku. Bagaimana tidak, setelah 5 hari bekerja dari pukul 8 hingga 5 sore, tak membuatku berkeinginan berlibur atau sejenak keluar untuk menenangkan pikiran di saat weekend tiba. Beberapa kali temanku mengenalkan seorang pria untuk sekedar mewarnai hidupku yang membosankan itu, namun aku tak pernah menanggapinya lebih. Hingga aku bertemu seorang pria yang membuatku terpukau saat pertama kali mendengar suaranya. Entah mengapa, aku menyukai suaranya. Lalu pertemuan-pertemuan lainnya yang tak ku sengaja terjadi membuatku menaruh hati pada pria itu. *** Arnanda Narendra Bimana Di umurku yang sudah menginjak 35 membuatku selalu dikejar oleh pertanyaan yang muak ku dengar. Segala ide perjodohan yang keluargaku dan kawan-kawanku atur tak ada satupun yang membuatku berkeinginan untuk mengenal lebih jauh wanita-wanita itu. Penampilan ala kadarnya itu membuatku terpana, aku tak pernah melihat perempuan yang seperti itu. Daster sepaha dengan warna yang sudah pudar, wajah yang tak dihiasi make up, dan dengan rambut yang asal-asalan ia cepol. Namun, entah parfum apa yang ia pakai hingga tercium olehku. Lalu untuk pertama kalinya sejak sekian lama, hatiku berdebar mendengar perempuan yang tak ku ketahui namanya itu memanggilku dengan "mas". Hatiku tergelitik ingin mengenalnya lebih jauh. Tidak, aku ingin memilikinya saat itu juga. Konyol memang, namun aku tak mampu membohongi diriku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines