Take Me To Neverland

Take Me To Neverland

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 8, 2016
Guys, ayo kita luangkan waktu sejenak untuk matematika kita tercinta. Apa yang akan dihasilkan dari seorang gadis yang memiliki masa lalu yang suram ditambah dengan imajinasi yang kelewat batas? Apakah sesuatu yang indah? Atau sebaliknya? Apa yang akan terjadi, jika seorang gadis memiliki seorang teman yang bahkan tidak dapat dilihat oleh orang lain memulai lembar hidup baru? Apakah sesuatu yang indah? Atau sebaliknya? Hidup itu terus berjalan. Pernyataan itu benar, atau tidak?
All Rights Reserved
#107
mentalillness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Universe Knock My Door [SELESAI]
  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • THE CHAOS WITHIN: AWAKENING [Volume I]
  • MATCH MADE IN HEAVEN 2 (SELESAI)
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Our Story [TAMAT]

[SUN SERIES] Bersekolah di SMA Beverald dan dijuluki sebagai adik dari seorang psikopat membuat Hacihan merasa bertanggung jawab terhadap hidup seseorang. Semua berawal sejak pertemuan pertama Hacihan dengan Semesta, yaitu sahabat baik dari kekasihnya, Moeses. Hingga suatu tragedi yang menyakiti banyak pihak membuat hidup Hacihan berubah. Moeses yang pergi keluar negeri dan Hacihan yang harus tinggal satu atap dengan Semesta. Semesta yang dingin terhadap orang asing itu harus terus bertemu dengan Hacihan setiap hari di rumahnya, bahkan mengharuskan Hacihan bekerja paruh waktu. Hari-hari berganti, kutub dingin pada diri Semesta mulai meretak, ia tidak bisa membiarkan Hacihan memikul beban di saat Semesta tahu apa yang menjadi bebannya. Seiring berjalannya waktu, perasaan pada salah seorang di antara mereka tumbuh. Mungkin Semesta, atau bisa jadi Hacihan. Tapi jangan lupa, Semesta adalah sahabat baik Moeses yang selalu Moeses andalkan untuk menjaga Hacihan. Diawali dengan kebohongan, Moeses tidak tahu selama kepergiannya keluar negeri, Hacihan tinggal di atap yang sama dengan Semesta. Namun perasaan itu tidak bisa dicegah, berusaha untuk tidak egois tapi itu murni perasaan. Yang dipertanyakan, haruskah ia mencegah perasannya demi tidak ada pihak yang tersakiti? Ini bukan sesuatu yang harus dibenarkan, namun perasaan itu benar tumbuh dari hati. Salah seorang di antara mereka, siapakah yang menyimpan perasaan? Apakah Semesta? Atau mungkin Hacihan yang sudah memiliki kekasih? Kebohongan dan kecurangan bukanlah hal yang patut dimaafkan, tapi perlu disadari. Baik Hacihan atau Semesta, perasaan di antara mereka bukanlah sebuah kebenaran. Dan juga, akankah Hacihan berhasil mengupas satu persatu misteri antara Beverald dan Binaraya yang menyebabkan dirinya dihantui rasa tanggung jawab? Mari berkenalan dengan Huricihan Aybige Kalfa dan Semesta Pradewa yang akan menuntun kalian di kisah ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines