Secangkir Teh dan Kopi

Secangkir Teh dan Kopi

  • WpView
    Reads 1,134
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 21, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Tania, bak secangkir teh yang tengah diombang-ambing oleh sang penyeduh, merasakan kehangatan si penyeduh itu sendiri, namun tak bisa mengungkapkannya. Jeremy, pecinta kopi, namun perangai yang ditunjukannya berlawanan dengan kopi itu sendiri. Jeremy adalah sosok yang ceria, tak pernah lesu, selalu tersenyum dalam setiap hari-hari yang dilaluinya. Namun, sebagian orang berkata, jika kopi bertemu dengan teh, semuanya akan terasa lebih nikmat, namun sebagian lainnya berkata, teh dan kopi tak akan pernah bisa bersatu. Gelap dan terang takkan pernah menyatu. Sekiranya, mereka dihadapkan oleh dua pilihan itu, manakah yang akan mereka pilih? untuk bersatu atau untuk memilih jalan sesuai pilihan masing-masing? Akankah takdir menyatukan mereka? Note: Mungkin kalian akan menganggap ini adalah cerita romansa yang agak klise walaupun sebenernya iya (haha, terus ngapain aku bilang?) tapi aku harap kalian tetap doyan bacanya walaupun judulnya pasaran dan mungkin cerita tidak sesuai dengan harapan kalian. Selamat membaca! :) Copyright ©2015 by chaterinegunawan
All Rights Reserved
#169
coffee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit di Antara Kita
  • Arsyilazka
  • Perihal Hati
  • Lemon Tea
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • A Cup Of Coffee (Done)
  • Kopi pahitku
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker

Alya dan Reza adalah dua orang asing yang selalu dipertemukan oleh takdir, seolah semesta punya rencana untuk mereka. Tapi, apakah mereka cukup berani untuk mempercayai takdir itu? Sinopsis: Alya, seorang ilustrator freelance yang bercita-cita membuka galeri seni, memiliki prinsip: cinta itu sementara, tapi impian harus diperjuangkan. Sementara itu, Reza, seorang arsitek perfeksionis yang sibuk mengejar karier, percaya bahwa cinta hanyalah gangguan dalam perjalanan menuju kesuksesan. Mereka pertama kali bertemu dalam insiden konyol di bandara-Alya terburu-buru hingga menabrak Reza dan menumpahkan kopi ke blueprint pentingnya. Pertemuan yang seharusnya hanya sekilas itu malah jadi awal dari serangkaian kebetulan aneh: bertemu lagi di kafe kecil tempat Alya sering menggambar, naik taksi yang sama karena hujan deras, bahkan akhirnya harus bekerja sama dalam proyek desain sebuah kafe seni. Semakin sering bertemu, semakin mereka sadar bahwa ada sesuatu yang tak bisa diabaikan. Reza yang selalu mengandalkan logika mulai merasakan sesuatu yang tak bisa ia jelaskan. Alya yang selalu menghindari perasaan justru mulai bertanya-tanya, apakah cinta benar-benar hanya ilusi? Namun, ketika masa lalu mulai muncul kembali-Reza dihadapkan dengan wanita yang dulu ia pikir adalah cinta sejatinya, dan Alya harus memilih antara mimpinya atau perasaan yang baru tumbuh-mereka berdua harus membuat keputusan: apakah mereka akan tetap berjalan sendiri-sendiri, atau akhirnya percaya bahwa langit di antara mereka memang menyimpan sesuatu yang lebih besar dari sekadar kebetulan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines