Maaf, Aku Mencintaimu

Maaf, Aku Mencintaimu

  • WpView
    Leituras 17,617
  • WpVote
    Votos 636
  • WpPart
    Capítulos 29
WpMetadataReadConcluída qua, mai 27, 2020
WpInfo
Fanfic
Perlahan-lahan perasaan Ali mulai berbeda jika melihat Prilly. Ya, memang benar jika ada yang bilang bahwa "Benci" akan berubah menjadi cinta. Bagaimanakah kelanjutan cinta mereka? Ada konflik apakah diantara mereka? Baca terus ceritanya ya ;) jangan lupa vote dan comment ;)
Todos os Direitos Reservados
#510
prillylatuconsina
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Salah Ini { COMPLETED }
  • Crazy Girl Vs Bad Boy
  • 'DUNIA KEBEBASAN (New Version)'
  • TEMAN TAPI MENIKAH (shortstory) ✅
  • I Love You Prilly
  • Masih Adakah Aku Dihatimu?? ~END~
  • True Love
  • Don't You Remember (END)
  • COME to the BACK (Tersedia Versi Cetak)

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo