My Fake Boyfriend

My Fake Boyfriend

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 11, 2017
Gadis itu tersentak dan terduduk sambil memegang kepalanya yang tambah berdenyut. Aku masih memakai baju utuh, pikirnya. Tidak terjadi apa-apa kan? "Kau sudah bangun?" ucap pria di sebelahnya dengan suara serak. Dan entah mengapa membuatnya tegang. "Katakan! Apa yang terjadi semalam?" dia berencana mengatakan dengan nada tinggi namum kepalanya masih saja tidak mau berdamai dengan denyut mengerikan itu. "Kau tidak ingat?" ucap Viano sambil menyusuri lengan Riana yang terbuka dengan telunjuknya. Membuat gadis itu merinding. "Hentikan omong kosongmu! Atau kau kutuntut atas pelecehan seksual. Kau tidak ingat di kolam renang waktu itu? Selamat! Kau punya dua kasus pelecehan seksual."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Got It
  • Felicity [On Going]
  • COMEBACK MANTAN [TAMAT]
  • Please don't get tired of Me
  • Ku Kira Kita Searah
  • BEAUTIFUL MISTAKE
  • TOUCHED (End)
  • Secretary's Secret
  • Eight Prince GoodLooking (End)
  • second chance (completed)

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines