WASIAT SANG MENEER

WASIAT SANG MENEER

  • WpView
    Reads 1,560
  • WpVote
    Votes 167
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 1, 2019
Willie dan Tari dipertemukan karena takdir yang belum tuntas pada masa lalu. Takdir menggiring mereka dengan cara yang unik. Willie punya wasiat yang harus disampaikan pada Tari. Tari punya mimpi yang jadi 'senjata' mengurai kerumitan masa lalu yang belum tuntas itu. Mimpi ini yang menyeretnya pula ke tempat antah berantah. Wasiat, mimpi, dan pertemuan demi pertemuan membuat mereka semakin dekat dan lekat. Apa yang tak terjadi pada masa lalu, bisakah terjadi sekarang? Willie dan Tari mencoba mencari jawabannya lewat Wasiat Sang Meneer. --------------------------------------------------------------- Dear, pembaca... Sedikit basa-basi dariku yaaa.. Hohoho Kisah ini kutulis sebagai trial nulis novel setelah Mr. Seductive pada tahun 2014 kemarin. Terinspirasi dari tayangan Mr. Tukul Jalan-jalan di salah satu stasiun televisi swasta (you know lah, guys :p). Tayangan yang kadang 'manggil' roh di sekitar tempat penuh misteri untuk menceritakan kisahnya. Sampai akhirnya, terpikirkan untuk membuat cerita antara dua dimensi. Sayangnya, aku nggak seimajinatif itu. Akhirnya, aku cari rasionalnya: mimpi. Ya, dari sinilah kisah Wasiat Sang Meneer lahir. Terus kebetulan banget beberapa waktu lalu ngehits tuh K-Drama Moon Lovers Scarlet Heart itu... si Hae Soo kan terlempar ke masa lalu. Sama sih ini... tapi ini lewat mimpi. Bukan kayak Hae Soo yang antara hidup dan mati karena kecelakaan. Aku coba posting di sini sebagai latihan dikit-dikit setelah lama hiatus. Berharap aku menemukan semangat baru untuk memperbaiki kekurangan di sana-sini. Ya, aku berharap kisah ini nanti lahir, entah lahir dalam bentuk baru 100% atau tidak. Plus, biar akun ini nggak berdebu. :D Selamat menikmati kisahnya, ya. Kalau mau ngoreksi tata bahasa, typo, kelogisan cerita dipersilakan... karena ini nulis berdasarkan 'nafsu'. Mwehehehe. Pengen nulis pokoknya. Titik. Jauuuhhh banget dari sempurna. Maaf sebelumnya ya... untuk hiburan aja. Terima kasih banyak. :*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu
  • I Became the girlfriend of an Antagonist [END]
  • VIOLET (REPUBLISH)
  • Lintasan Musim Semi (revisi)
  • Ditya
  • Hujan di Langit Aresta
  • Figuran Dalam Novel BL
  • Lime of Euphoria
Kamu

Inaya Prameswari, sosok perempuan tangguh, tapi langsung meleyot manja ketika ia dikelilingi orang-orang terkasihnya. Meski ia sudah menjomblo sejak bayi, bukan berarti dia tak pernah mengalami patah hati. Tak banyak laki-laki yang berhasil menghuni hati perempuan ini, tapi semua penghuninya sukses membuat hatinya remuk. Di usianya yang sudah menginjak kepala 3, dia masih mencari jati dirinya, masih mencari apa yang betul-betul diinginkannya. Darel Bastian Wirawan, laki-laki berumur 25 tahun yang merupakan anak bungsu dari keluarga konglomerat Wirawan. Karena tidak ada pressure untuk menjadi penerus usaha keluarga, sedari lahir ia tidak pernah serius dan selalu menerapkan konsep YOLO. Semua kebahagiaan duniawinya harus berakhir ketika sang ayah, Mahendra Theo Wirawan wafat dan kakaknya naik tahta. Berbeda dengan Theo, Andri sangat strict dan tidak lagi memanjakan sang adik bungsu. Hal ini menyembabkan Darel terancam didepak dari KK Wirawan. Naya dan Darel bertemu sebagai mahasiswa baru S2 di sebuah sekolah bisnis. Naya yang bersungguh-sungguh mengikuti perkuliahan, sedangkan Darel masih ogah-ogahan karena perkuliahan ini adalah hal yang disyaratkan oleh Andri jika ia masih mau mendapatkan fasilitas layaknya seorang Wirawan. Kisah mereka dimulai saat Darel berusaha memodusi Naya, dengan harapan Naya akan mengerjakan semua tugas-tugas perkuliahannya. Tapi apa daya, Naya bukanlah perempuan biasa. Lika-liku kehidupannya telah membentuknya menjadi pribadi kompleks yang tak mudah untk ditaklukkan, terlebih lagi oleh dedek-dedek gemes. "Aelah, paling juga kalo gue deketin, bakal klepek-klepek juga itu mba-mba sama gue. Langsung minta gue pacarin." "Sorry honey, I don't do dating. Kalo lo mau gue, lamar gue. Noh, samperin emak gue!" Bagaimana kisah mereka akan berakhir? Apakah berakhir di pelaminan? Atau menjadi tangisan Naya, sebagaimana yang sudah-sudah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines