Fanfiction One Direction

Fanfiction One Direction

  • WpView
    Reads 1,574
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2019
WpInfo
Fanfic
1Direction
"anjir lo, setan apa nih?" ucap Liam "Zayn kesurupan" ucap Harry "Zayn lagi PMS lo?" ucap Niall "Zayn lagi kambuh ya maag nya?" ucap Bob Marley "Zayn lagi tidur ya?" ucap Louis gak nyambung. "Zayn lagi cute ya?" ucap Gigi super ga nyambung. "apaansih gak jelas banget" ucap Harry kepada Gigi "apaansih gak jelas banget(2)" ucap Louis kepada Gigi "apaansih gak jelas banget(3)" ucap Niall kepada Gigi "apaansih gak jelas banget(4)" ucap Bob Marley kepada Gigi "apaansih gak jelas banget(5)"ucap Liam kepada Gigi "cup" satu ciuman mendarat mulus di bibir Gigi. "woi Zayn sinting, gila kuadrat, badai topan" ucap Liam yang histeris melihat ciuman singkat tadi "anjir, kenapa lu JEN?!!! SADAR" kata Louis sambil mengguncang guncang badan zayn "wow aku tercengang" ucap Niall "jadi ingin berkata kasar" ucap Harry "jadi pengen loncat" ucap Bob Marley gak nyambung. "pengen nyium orang aja" ucap Zayn sembari pergi ke Kantin dan berhasil membuat GIGI terpaku atas apa yang di ucapkan Zayn "pengen nyium orang aja" GIGI merasa perih di hati karna zayn menyiumnya karna pengen aja bukan dari hati, sehingga membuat pandangan mata Gigi memudar dan bruuuuukkk, dia berhasil jatuh ke lapangan dengan mulus, dan The boys without Zayn adn Bob Marley segera membotong Gigi menuju UKS, Gigi pingsan check this is out in Bab 9!!!
All Rights Reserved
#199
1d
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Summer Love
  • Because Of You [END]
  • Bad Styles [H.S] - COMPLETE
  • For You, I am.
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • AMORE (Strong Woman)
  • 1D Salah Gaul
  • New Life As Undead {REVISI}
  • ONE DIRECTION (Fan Fiction)

Aku pergi bersama Liam ke danau dekat rumah. Kami berdua duduk di tepi danau tersebut. Aku hanya diam kemudian Liam mulai membuka pembicaraan. “Bila kau mencitai pria lain, apa yang akan kau lakukan ?” tanya Liam yang membuatku berhenti melamun “Apa maksudmu ?” tanyaku kebingungan “Bila aku mencintai wanita lain, kau akan marah padaku ?” tanya Liam sekali lagi “Aku tidak tahu. Apa aku harus marah ? lebih baik meninggalkan daripada menunggu” jawabku tegas “Jadi, kau memilih meninggalkan orang yang kau cintai atau orang yang kau sakiti ?” Tanya Liam yang tambah membuatku bingung “Liam apa maksudmu ? aku bingung dengan pertanyaanmu !” jawabku dengan suara tinggi “Marsha, i know ! you love him. I can see that from your eyes. Aku tak mau melihatmu terpaksa mencintaiku” jawab Liam dengan tatapan serius “Masudmu pria itu Zayn ?” tanyaku Liam hanya mengangguk “Liam, please dengarkan aku. Aku tak mau menyakitimu, tapi Zayn memintaku untuk pergi bersamanya besok. Besok hari terakhir dia disini. Biarkan aku pergi bersamanya besok untuk yang terakhir kalinya” kataku yang mulai mengeluarkan air mata. “Itu berarti kau mau meninngalkan orang yang kau sakiti sepertiku. Marsha aku tak memaksamu untuk mencintaiku, tapi aku tak mau melihatmu berpacaran denganku dengan terpaksa” Aku hanya diam membeku. Aku hanya menatap Liam dengan muka yang penuh air mata. Kemudian tak lama Liam beranjak bangun dan mencoba berjalan pergi. Aku menahan tangannya. “Liam, kau masih mau menerimaku untuk menjadi pacarmu ?” tanyaku mencoba “Iya, bila kau sepenuhnya mencintaiku dan melupakan Zayn.aku akan menunggu” jawabnya Aku melepas genggamanku dan membiarkan Liam pergi. Aku tak tahu harus bagaimana, mukaku sudah dibanjiri air mata. Aku tak mau menyakiti Liam, tapi di lain sisi aku mencintai Zayn. Let's read :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines