We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Stay with me, my love

Stay with me, my love

  • WpView
    Reads 261
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Kau hadir dalam kehidupanku, mewarnai masa kelam dalam kehidupanku, membuatku nyaman berada didekatmu, membuatku jatuh cinta lagi dan lagi setiap harinya, kau membuatku takut akan kehilanganmu. Namun kau pergi begitu saja. Meninggalkan aku dan juga kenangan indah kita berdua. Aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Kepergianmu yang tiba tiba itu membuatku hancur. Dunia penuh warnaku sekarang hilang begitu saja. Kebahagiaanku tak lengkap bila tanpamu. Bibir ranum yang selalu menyunggingkan senyum manismu, keceriaanmu yang selalu membuatku tersenyum, tawamu yang sangat aku suka, aroma khas rambutmu, matamu yang selalu memancarkan cahaya dalam jiwaku kini lenyap begitu saja. Bagaikan debu yang hilang diterpa angin. Kumohon jangan pergi. Aku hancur tanpamu. Akan kulakukan apapun asal kau kembali dalam pelukanku. You're everything to me. Please, Stay with me My love. -Davin Satria Alvaro- said
All Rights Reserved
#168
reallife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • See You Again : Antara Aku, Kamu dan Terkadang Mereka
  • LANGIT & BULAN
  • DENTING  [Revisi]
  • My for You Forever
  • Terima kasih Ravindra
  • ALISHA (end)
  • Deary Depresiku [[ END ]]
  • The Kidnapper

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines