Story cover for Hold me by heartfarmer
Hold me
  • WpView
    GELESEN 11,071
  • WpVote
    Stimmen 81
  • WpPart
    Teile 3
  • WpView
    GELESEN 11,071
  • WpVote
    Stimmen 81
  • WpPart
    Teile 3
Laufend, Zuerst veröffentlicht Juli 07, 2015
"Raka! Ituuu... " Sam memanggilku dan menunjuk pojokan mini market yang sedikit gelap. Agak samar aku melihat seperti seseorang sedang terduduk sambil melipat kakinya. 
dengan sedikit ragu aku menunduk dan menyentuh pundak sosok di hadapanku.

" Hey..! " kataku, tapi orang yang aku sentuh tidak memberikan reaksi apa-apa. Karena penasaran, aku semakin mendekat dan jongkok di hadapannya. Kembali ku sentuh pundaknya, agak kuat kali ini "Hey!"

Tiba-tiba gadis itu mengangkat kepalanya dan membuatku terkejut hingga nyaris terjengkang kebelakang jika saja gadis itu tidak menarik jaketku. Ada darah mengalir dari kepalanya, hampir seluruh wajahnya tertutupi darah, matanya bengkak dan merah. Tiba-tiba dia menarik wajahku semakin mendekat padanya. 

"to...long.. a...ku.... se...la...mat...kan.. a...kuuuuh..." bisiknya lirih dan langsung ambruk di pangkuanku.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Hold me zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#5bdboy
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
at: 12am von nambyull
80 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Dia menolak ku. Satu-satunya pria yang pernah menolakku, satu-satunya pria yang berani mendorongku menjauh.. satu-satunya pria yang sangat ku inginkan. Aku akan memilikinya. Sekeras apapun dia mendorong pinggangku untuk memisahkan ciuman ini, sekeras itu pula aku memeluk tengkuknya dan memperdalam ciuman ini. Rasa frustasi telah membutakanku, membuatku nyaris tidak waras dengan rasa cemburu yang memenuhi seluruh tubuh. Mulutnya mengetat, berusaha menolak saat tanganku merambat mengusap bahu dan dadanya yang masih terbungkus kemeja. Mengerang, setelah sebuah kecupan akhir, aku menurunkan ciumanku menuju telinganya. Menghembuskan nafas pelan dan berbisik. "Ada apa? Bukankah kita sudah pernah melakukan ini?" Di pangkuannya, aku menggigit telinganya pelan, sedikit melengguh sebelum kembali menurunkan ciumanku kembali menuju lehernya yang selalu berhasil membuat imajinasiku menggila. Tangannya meremas pinggangku semakin keras, "Lepaskan aku." Dia menggeram, membuatku justru menyeringai dengan sangat senang. "Bagaimana bisa kau menolak keinginan istrimu hum?" Aku berbisik, mengangkat wajahku menatapnya. Bahunya melemah, wajahnya terkejut, diantara alkohol yang mengambil alih kesadarannya aku bisa merasakan sisa kemarahan yang selalu dia tunjukan padaku kembali membara. "Jangan merepotkan dirimu sendiri sayang, kau tau itu akan sia-sia." Aku mengerakan salah satu jariku mengusap wajahnya. Pencahayaan minim dari lampu kamar hotel membuat wajahnya yang selalu menjadi kesukaanku itu semakin terlihat menakjubkan. Dia menatapku marah, rahangnya bergemeretak. "Wanita licik." Aku tertawa, "Memang," Kembali mendekati wajahnya dan menatap bibir tipis menggairahkan miliknya dengan atensi penuh. Tanpa sadar menggigit bibirku sendiri, gemas. "Jika untuk mendapatkanmu, tidak akan ada wanita yang tidak bersikap licik." Aku harus membuatnya jatuh cinta padaku. Hanya padaku. Sean Aldarict
FALLING STAR (Completed) von Nofichaaa
35 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt
📌 Cover made with Canva [Completed] Bintang Tavisha sejak dulu tidak pernah membiarkan hatinya jatuh pada lelaki lain. Baginya, Romi adalah lelaki yang pantas ia cintai. Meski perangai lelaki itu tak cukup baik di mata publik. Semua menjadi nyata ketika Romi berjanji akan menghabiskan sisa hidupnya dengan Bintang dan berjanji akan berubah demi gadis itu. Tapi Romi tetap Romi, selamanya tak akan berubah bahkan di hari pernikahan mereka, Romi memberikan kejutan yang siap meruntuhkan dunia Bintang. Hancur sekaligus kecewa, Bintang memutuskan mengakhiri rencana masa depannya yang sudah ia rangkai apik bersama Romi dan pergi ke Maroko. Gadis itu bukannya ingin lari dari masalah, ia hanya ingin mencari kesegaran untuk otak dan hatinya sejenak. Namun Tuhan memberinya kejutan lain. Dalam rencana kaburnya di Maroko, ia bertemu dengan Galaksi Bima Sakti, lelaki gondrong yang membuat jantungnya belingsatan. Meski keduanya sama-sama memiliki ketertarikan yang sulit dimusnahkan, Bintang tetap harus melupakan Galaksi. Lelaki itu adalah kesalahan besar untuknya. Semua menjadi lebih sulit bagi Bintang ketika ia mengetahui ternyata Galaksi adalah lelaki pengecut yang amat dibencinya. Masalahnya, Bintang tetap tidak bisa melupakan getaran di dalam dadanya ketika pertama kali melihat lelaki itu dan Galaksi tak menyerah untuk membuktikan kesungguhannya. Apakah mereka bisa bersatu?
Hasrat Terpendam von naomidewie
37 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt
Beberapa kali abel mengubah posisi tidur agar bisa memejamkan mata, tapi percuma semakin berusaha rileks malah semakin tak bisa tidur. Abel berusaha menarik nafas, kemudian menghembuskan kembali dengan pikiran yang terus berkecamuk di dalam pikirannya. Abel meraba perutnya sambil mengelus lembut. Tak terbayang apa yang sudah terjadi dua bulan lalu bersama Alex masih terus membayanginya. Masa dimana segalanya dimulai. "Ini surat tugas dari pak Leo, kita akan berangkat ke Bali pagi-pagi sekali!" Alex meletakkan surat di meja kerja tanpa menghiraukan reaksi ku saat itu. Alex berlalu pergi. Saat kubuka surat tugas tercantum namaku dan nama Alex sekaligus tiket pesawat yang sudah menempel di surat tugasku. Aku begitu kesal dengan pak Leo, kenapa aku harus pergi dengan Alex, laki-laki yang arogan dan tak punya sopan santun. "Kenapa kamu Bel? Wajahmu terlihat kesal?" Suara Amel teman karibku di kantor yang melihat perubahan wajahku. "Sebel aku Mel, masa pak Leo ngasih dinas mendadak ke Bali tanpa pemberitahuan aku dulu" "Wow! Harusnya kamu seneng dong Bel, bisa tugas ke Bali sambil jalan-jalan gratis" ungkap Amel menyemangati. "Ke Bali nya sih enak, tapi yang bikin aku kesel kenapa aku ditugaskan bareng sama Alex!" Aku menggeram kesal. "Kamu tau sendiri Mel, gimana sikap Alex ke aku, benar-benar menyebalkan!" Aku pergi ke pantry diikuti Amel dari belakang. "Iya sih Bel, aku juga males kalo harus dinas bareng sama cowok yang nyebelin kyak Alex. Liat aja sikapnya gak pernah manis sama orang. Dan selalu saja kata-kata pedas yang keluar dari mulutnya. Mentang-mentang dia Manager seenaknya aja nge bossy. Sabar ya Bel..." Amel memegangi pundakku, dia begitu paham perasaanku. ** Suasana di bandara pagi itu benar-benar sepi. Aku masih duduk sambil melihat kearah arloji ku, jarum jam sudah menunjukkan angka 05.30 tapi Alex belum juga datang. Dalam hatiku senang bila ternyata Alex telat bangun dan tidak jadi ikut. Aku tertawa kecil sambil membayangkam perjalananku tanpa Alex.
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 9
My Hottest Duda [Hottest Series#1] cover
[ E N D ] Bandung dan Kenanganku Tentangmu cover
at: 12am cover
Kanaya (END) cover
FALLING STAR (Completed) cover
Mommy QueenBie  (PINDAH KE KUBACA) cover
Like a Boss cover
Love Is Another Life (END) cover
Hasrat Terpendam cover

My Hottest Duda [Hottest Series#1]

21 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt

[ TERBIT • Order ke bukabuku.com ] "Lima alasan kenapa saya nggak mau nikah sama Mas Bara." Mataku menatap tajam matanya. "Satu, umur saya masih muda dan saya belum ada niatan buat menikah. Dua, Mas Bara duda dan saya nggak mau nikah sama duda. Tiga, status Mas Bara juga belum jelas, udah cerai atau belum, saya nggak tahu. Empat, saya masih mau pacaran sama laki-laki yang jauh lebih muda dari Mas Bara, jauh lebih-lebih dari Mas Bara. Dan lima, saya nggak mau nikah sama Mas Bara. Puas?" Alih-alih tersinggung, Mas Bara cuma tertawa kecil. Sudah gila kali tuh laki. "Dari semua alasan kamu, nggak ada alasan kamu nggak cinta sama saya," ujarnya tenang. "Jadi, saya masih punya kesempatan buat ngajak kamu nikah." *** #1 Hottest Series