We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hold me
  • WpView
    Reads 11,077
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 20, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Raka! Ituuu... " Sam memanggilku dan menunjuk pojokan mini market yang sedikit gelap. Agak samar aku melihat seperti seseorang sedang terduduk sambil melipat kakinya. dengan sedikit ragu aku menunduk dan menyentuh pundak sosok di hadapanku. " Hey..! " kataku, tapi orang yang aku sentuh tidak memberikan reaksi apa-apa. Karena penasaran, aku semakin mendekat dan jongkok di hadapannya. Kembali ku sentuh pundaknya, agak kuat kali ini "Hey!" Tiba-tiba gadis itu mengangkat kepalanya dan membuatku terkejut hingga nyaris terjengkang kebelakang jika saja gadis itu tidak menarik jaketku. Ada darah mengalir dari kepalanya, hampir seluruh wajahnya tertutupi darah, matanya bengkak dan merah. Tiba-tiba dia menarik wajahku semakin mendekat padanya. "to...long.. a...ku.... se...la...mat...kan.. a...kuuuuh..." bisiknya lirih dan langsung ambruk di pangkuanku.
All Rights Reserved
#329
couple
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Like a Boss
  • My Hottest Duda [Hottest Series#1]
  • GALAP
  • MY BEAUTIFUL LALUNA [FIN]
  • Kanaya (END)
  • Love Is Another Life (END)
  • Cantika Story | Eunha x Eunwoo ✔
  • Hasrat Terpendam
  • [ E N D ] Bandung dan Kenanganku Tentangmu

21+ Semua bermula karena orangtuaku yang harus menetap di New York untuk waktu yang lama. Mereka harus pindah tanpaku karena kuliahku yang sudah ditengah jalan. Aku tidak menyangka ternyata mereka menyiapkan seorang pria dengan tipe kepribadian koleris untuk menjagaku. Hari-hariku terasa begitu buruk semenjak ada dia. Dia yang keras kepala, gila kerja dan bisa dibilang dia tidak peka dalam ukuran seorang pria. Disisi lain, ia perhatian namun perhatiannya berlebihan sehingga aku menyebutnya over protective. Satu lagi, ia juga diktator. Astaga ku rasa orangtuaku sangat sayang padaku. Lagi, ia selalu berusaha untuk dekat denganku, menjagaku dan membuatku bahagia dengan caranya. Cara yang menurutku sangat tidak manusiawi dimana aku merasa ia sedang berusaha mengikatku dengan tali yang ia punya. Aku sangat benci situasi seperti ini. Namun, dibalik itu semua ada satu hal yang aku takutkan. Aku takut jatuh cinta padanya hanya karena aku terlalu membencinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines