Fight For Love

Fight For Love

  • WpView
    Bacaan 97
  • WpVote
    Undian 5
  • WpPart
    Bahagian 3
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Jum, Apr 26, 2019
Menceritakan sebuah kisah percintaan remaja yang melanda anak SMA ♡♡♡ "Wanita ditakdirkan untuk menunggu dan pria ditakdirkan untuk mengejar" begitulah konsep alam yang sudah diterima hampir di seluruh pikiran manusia kecuali aku. Aku tidak menerima konsep itu, bukan berarti aku menyalahi tapi konsep itu tidak terseleksi di pikiranku. Hanya satu konsep yang selama ini aku jadikan motto yaitu "ketika kau ingin kau harus dapat" see? Ketika kita ingin mendapatkanya berarti kita harus berjuang. Berjuang itu tidak di peruntukan untuk lelaki tetapi wanita juga. Dan inilah kisahku, berjuang mengejar cinta yang bertolak. - Rafaefazelt -
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • LUKA [END]
  • Dear Heart, Why Him?[Completed]
  • Sisi
  • What's going on with us?
  • It HURTS
  • Just See U From Afar
  • Dilema Sebuah Rasa ❤
  • Promise
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi