"Akankah kita akan bertemu lagi?"
"Pasti kita akan bertemu lagi, jadi kamu jangan kemana - mana. tunggu aku ya"
ia memberikan senyuman yang tak akan aku lupakan.
"oke, janji?"
aku hanya bisa memberikan senyum paksaan.
"janji"
ia mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingkingku.
dan itulah kata terakhir yang kudengar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.