Paradigma

Paradigma

  • WpView
    Reads 2,720
  • WpVote
    Votes 235
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 20, 2019
Tentang mereka, dua orang dengan dua cara pandang. Yang merelakan kebahagiaan untuk mengejar mimpinya, dan yang merelakan mimpi untuk bahagia. "Mungkin karena paradigma kita yang berbeda, rasa kita tak dapat menyatu." Forursmile.2017 P.s : ini teenlit, walaupun tekdungtekdung tetapi semoga dibuat dengan hati <3
All Rights Reserved
#358
tengil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seven Days
    Seven Days
    Tentang 2 remaja yang saling mencintai namun di satu kan ketika salah satu nya telah mendekati ke pergian nya
    WpPart
    [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
    [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
    "Nah kalo misalnya kita lagi jalan, dan kita ketemu tai, lo mau bagi dua gak sama gue?" tanya Geri "Pertanyaan bodoh macam apa itu Ger?" "Udah jawab aja. Gue serius, layak atau nggaknya lo sebagai manusia ditentukan dari gimana cara lo jawab pertanyaan ini" Gea memutar bola matanya malas "Yah nggak lah, buat apa juga nemu tai dibagi dua." "Nah bener kan" Geri meminum minumannya "Lo emang gak bisa berbagi. Sampe masalah tai aja lo serakah Ge?" "Yah buat apa juga tai dibagi dua Ger, kalo lo mau ambil aja udah" Gea membuka kaleng stenlis berisi kerupuk dan memakannya "Nah gitu dong, itu tandanya lo lebih mengutamakan gue. Makasih ya" Geri menepuk kepala Gea pelan Pacaran gak sehat? Begitulah pandangan orang-orang tentang hubungan Geri juga Gea.
    WpPart
    Complete
  • GERASYA (On Going)
    GERASYA (On Going)
    Tentang sebuah cinta sepasang anak muda yang tidak selamanya indah dan baik-baik saja Kamu bisa mengisi hari"nya,tapi tidak dengan hatinya _author
    WpPart
    Complete
    [COMPLETED] My Jenius Boyfriend
    [COMPLETED] My Jenius Boyfriend
    [PERHATIAN] Ini cerita antimainstream! Gue nggak bisa membayangkan apa yang terjadi kalau gue pacaran dengan cowok yang kecerdasannya jauh melebihi gue. Apakah kalau kita nge-date dia mengerjkakan soal fisika? Atau dia malah bahas sejarah dunia setiap kita chat? Awalnya gue sempat ngeri membayangkan itu, tapi lama-kelamaan entah kenapa ada pesona tersendiri yang gue lihat dari dalam dirinya. Seorang cowok berkacamata, cerdas, brilian, walau sayangnya garing. Dan pendek. -Airin Pacaran? Maaf, aku tidak punya waktu. Masih ada banyak hal yang lebih penting untuk dipikirkan saat ini. -Erlang **Ini karya pertama saya, jadi mungkin masih ada banyak kekurangan. Selalu sertakan vote dan komentar, yah!
    WpPart
    Complete
  • Surreptitious [END]
    Surreptitious [END]
    Hidup itu adalah rangkaian dari berbagai macam pilihan dimana kau tidak akan diberitahu mana yang benar dan salah atas pilihan yang kau pilih. Kau juga tidak diberi batasan untuk melakukannya. Lalu apa yang kau pilih akan menjadi situasi yang akan kau jalani kedepannya. Bayangan yang tak pasti akan selalu mengikuti, menyamarkan fakta dan ekspektasi yang akan bercampur menjadi satu lalu terlihat kabur tanpa kejelasan. Dan yang jadi pertanyaannya, bagaimana cara kita melaluinya? Cover : Pinterest 01/09/2023
    WpPart
    Complete
    Kasat Rasa [Ongoing]
    Kasat Rasa [Ongoing]
    Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?
    WpPart
  • Stay (Away)
    Stay (Away)
    ⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
    WpPart
    Complete
    Please don't get tired of Me
    Please don't get tired of Me
    Pria itu sejak tadi terus terdiam dan terpaku pada seorang gadis dihadapannya. Tak terdengar satu katapun yang keluar dari bibir seksinya, sedangkan gadisnya sejak tadi terus berbicara lantang kepadanya. Mungkin mereka sedang bertengkar, mungkin masalah mereka sepenuhnya kesalahan pria itu. Bukan hanya aku, orang lain yang duduk disekitar merekapun menyaksikan kemarahan gadis itu. Pria itu tampan, tampan sekali. Tapi dia sedikit bodoh menurutku, dia terus diam dan tak menyela gadisnya. Setidaknya menarik gadis itu keluar dari coffee shop sebelum lebih banyak mata yang menyaksikan pertengkaran mereka. Tapi tidak dengan pria itu, dia tetap duduk dan mendengarkan ocehan gadisnya dengan seksama. Pria itu sepertinya pria yang bijak, dia mungkin berfikir bahwa wanita bukan untuk disakiti tapi untuk dihormati. "Kamu udah selesai marahnya? Nanti hilang lho cantiknya. Jangan marah lagi ya sayaang. semuanya salah paham. Dari awal aku pilih kamu dan sampai hari inipun aku pilih kamu..."
    WpPart
    Complete
  • THE CLIMB [Completed]
    THE CLIMB [Completed]
    Cerita diprivate acak biar gak diacak-acakin. Follow dulu kalo mau baca secara lengkap (Humor-Teenfiction) "ngakak terus daritadi" "ceritanya mulai bikin baper euy, ada cerita yang relate banget lagi sama aku" "gue baper kadang ketawa kadang nangis, kadang dibilang mama 'kamu kenapa sih?' atau ga 'kamu chatan sama pacar ya?' padahal ga punya" "ya allah nyesek amat ya jadi lu" "ga tau harus tawa atau ikut sedih" "boljug caption ig" "gue yakin 100% yang buat cerita ini otaknya rada geser juga" "gue ga berenti ngakak kalo alip ngomong" "deg-deg an nih, kalo gue di posisi mereka" "jadi pengen kesitu" "kok lucu sih thor, gue ketawa mulu kalo baca story lu" "gue sedih sambil ngakak kayak orgil" "nah iya gue juga bingung kasih tau dong thor" Tentang Alyviah yang kepergok calon gebetan, sedang 'Bersolo Karir' di depan kipas angin ruang tamu rumahnya. Dan ketika Alyviah sedang melangsungkan 'Konser Tunggal' di dalam kamarnya, lagi-lagi ia kepergok. Misi tersulit Alyviah cuma satu, melelehkan es batu berjalan seperti Rafka si 'Anak Gunung'. Seperti kalian ketahui, karakter Anak Mapala atau Anak Gunung biasanya lebih mementingkan 'Dunia Alam' nya, ingin bebas, tidak mau terikat dengan apapun, tidak suka peraturan, dan berbagai karakter lainnya. Ya memang sih, Anak Mapala juga jadi incaran cewek-cewek di kampus karena mereka adalah sosok petualang. Kemungkinan perjuangan Alyviah akan seperti pendakian. Medannya terjal dan membuat kelelahan karena miring beberapa puluh derajat, tidak lurus, kadang licin, terjungkal, tersungkur, dan terjatuh. Namun, apakah akhir perjalanan Alyviah akan mendapati pemandangan yang indah? Terselip juga cerita tentang pendakian, ada beberapa gunung yang akan ditaklukkan. Mari mendaki---tertawa, sedih, kesal, kecewa, marah, baper bersama!
    WpPart
    Complete
    Takkan Pernah Satu
    Takkan Pernah Satu
    Dua orang Sahabat yang menjalin hubungan pertemanan lumayan lama. Dekat,dan lekat, layaknya saudara, mereka saling menyayangi. Bahkan sempat berpikir,untuk saling memiliki. Nyatanya,Tuhan berkehendak lain. //Cinta tak selamanya selalu yang seperti kita inginkan, tapi juga tetang restu yang kuasa."
    WpPart
    Complete
  • Seven Days
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • GERASYA (On Going)
  • [COMPLETED] My Jenius Boyfriend
  • Surreptitious [END]
  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Stay (Away)
  • Please don't get tired of Me
  • THE CLIMB [Completed]
  • Takkan Pernah Satu

Seven Days

Tentang 2 remaja yang saling mencintai namun di satu kan ketika salah satu nya telah mendekati ke pergian nya

More details
WpActionLinkContent Guidelines