I Love My Teacher

I Love My Teacher

  • WpView
    Reads 193,461
  • WpVote
    Votes 8,043
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 9, 2018
Pertemuan unik yg tak pernah Alya bayangkan itu membuatnya semakin frustasi. Dimulai ketika Alya terlambat sekolah dan terjebak macet mengharuskan Alya mencari ojek secepat mungkin agar segera sampai ke sekolah kalau dia tidak mau kena Strap lagi oleh Bu Karin si Guru Bp menor yg galaknya ngalahin anjing hearder.. Namun ternyata yg dia tumpangi bukanlah ojek biasa. Ternyata itu adalah Guru Olahraga Barunya disekolah Andrean Smith si tampan bermata biru pucat yg menjadi idola para siswi Di SMA Bina Brata Bagaimana nasib Alya ketika dia tahu Itulah gurunya?? Skaligus orang yg mampu menjungkir balikan kehidupannya. Antara Persahabatan,Cinta dan pengorbanan. By AyaAzitta
All Rights Reserved
#321
andre
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Us
  • I'M Falling In Love With You
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • One Month from Alea
  • A L D Y (E N D)
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • About Aidan ✔️
  • First Love
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • DRABIA [END]
  • RAJAWALI
  • You Are My Destiny
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • DOUBLE SARA
  • Arya's Journey
  • Semu [Completed]
  • Bucin Part 1 (Sudah Open Pre-Order)

Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines