Story cover for Luna & Leon by fasyarputri
Luna & Leon
  • WpView
    Reads 437
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 437
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jul 12, 2015
Dia berbinar di kegelapan, seperti bulan. Sosoknya berbeda dan mencuri perhatian. Namun sayang, dia tak terjangkau.

Dia tegas, seperti penguasa hutan. Dia pantang menyerah layaknya seekor singa. Dia tak kenal lelah, seperti bagaimana ia terus mengejar cinta.

Luna, sang bulan. Leon, sang singa. 

Saat raja hutan mencintai rembulan.




Copyright 2015 by Fasyarputri
DISCLAIMER! Mengandung kata-kata kasar. Jadilah pembaca yang bijak.
All Rights Reserved
Sign up to add Luna & Leon to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
 GAME OF REVENGE ( END)  by VVLL88
40 parts Ongoing
Sinopsis : Tiga tahun lalu, Luna mengalami masa-masa kelam di SMP. Ia menjadi korban bullying oleh seorang cowok bernama Lucas-sosok yang selalu meremehkannya, menghina penampilannya, dan bahkan menolak cintanya mentah-mentah. Namun, semua itu berubah ketika Luna masuk SMA. Ia mengubah penampilannya, menjadi lebih percaya diri, dan punya satu misi: membuat Lucas jatuh cinta padanya, lalu menghancurkan hatinya seperti dulu ia menghancurkan perasaannya. Lucas dikenal sebagai sosok yang kejam, kasar, dan posesif. Ia selalu mendapatkan apa yang ia inginkan, dan tak segan menggunakan cara apa pun untuk menguasai orang-orang di sekitarnya. Namun, ketika Luna mulai mendekatinya, ada sesuatu yang mengusik hatinya. Ia tak menyadari bahwa gadis yang sekarang selalu menempel padanya adalah orang yang dulu ia sakiti? Luna adalah gadis yang penuh semangat, pantang menyerah, dan sangat ambisius. Ia bertekad untuk menarik perhatian Lucas, masuk ke dalam kehidupannya, dan membuatnya jatuh cinta-hanya untuk menghancurkannya di akhir. Namun, ketika Luna semakin dekat dengan Lucas, ia menemukan fakta mencengangkan-Lucas ternyata memiliki.............. yang tidak ia ketahui! Dan yang lebih mengejutkan lagi, yang telah membully Luna di masa lalu bukanlah Lucas, melainkan...........yang telah terpisah sejak kecil akibat perceraian orang tua mereka. Kini, Luna dihadapkan pada dilema besar. Apakah ia harus melanjutkan rencana balas dendamnya pada orang yang salah? Ataukah ia justru membantu Lucas mengungkap kebenaran tentang...........? Semakin ia mencari tahu, semakin banyak rahasia gelap yang terungkap-tentang masa lalu Lucas, keluarganya, dan juga tentang perasaannya sendiri. Akankah Luna tetap bertahan dengan niat balas dendamnya, ataukah ia akan jatuh dalam cinta yang tak pernah ia duga?
You may also like
Slide 1 of 10
Memories in Moon cover
Exodus cover
Semesta Bersabda // [SUDAH TERBIT] cover
Still You [END] cover
 GAME OF REVENGE ( END)  cover
Rain and the Basketboy cover
Travelling Love [Selesai] cover
Fall cover
SOMEDAY [completed] cover
FRAGILE cover

Memories in Moon

13 parts Complete

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?