My Mr. Stranger

My Mr. Stranger

  • WpView
    Reads 5,070
  • WpVote
    Votes 213
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 2, 2016
Queenie Angela Williams, perempuan manis blasteran Amerika-Jawa baru saja menyelesaikan SMA-kuliahnya di Sydney. Ia senang akhirnya dia bisa kembali ke Jakarta, hometownnya. Ia berpikir bahwa di Jakarta hidupnya akan lebih bebas dan menyenangkan apalagi dia akan bekerja di hotel milik ayahnya sebagai manager. Namun baru hari pertama saja Queenie sudah mendapat musibah, apalagi lelaki asing yang bernama 'Robby' itu selalu mengejarnya untuk berpura pura sebagai pacar bohongannya. Itu baru awal masalahnya. Masalah lainnya satu per satu muncul, belum lagi ia harus mengetahui mengapa lelaki asing itu terus mengejarnya padahal lelaki itu termasuk cuek dan tidak begitu suka pada wanita yang suka mengejarnya. [] Maaf kalau ceritanya ngebosenin dan udah ketebak. Maaf juga kalau ceritanya gajelas, but i'll try my best! Happy reading~ xoxo
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bully My Obsession GxG(Season 2)
  • The Secret Of My Girlfriends
  • RUBY ZOE
  • LUCY
  • 𝗘𝗟𝗘𝗚𝗬 𝗢𝗙 𝗧𝗛𝗘 𝗨𝗡𝗦𝗘𝗘𝗡
  • possessive boyfriend
  • AKHIR SEBUAH KISAH [SELESAI]

Celine, si mantan ratu kampus yang dulu ditakuti karena kecantikan, prestasi, dan dominasinya, kini bekerja di sebuah perusahaan teknologi besar sebagai bagian dari tim IT elite. Dingin, cerdas, dan tetap tak tersentuh-begitulah kolega-koleganya mengenalnya. Tak ada yang tahu, bahwa wanita itu diam-diam sudah menikah. Sera, yang dulu hanya kutu buku yang selalu jadi korban bully, kini hadir sebagai mahasiswa magang dari jurusan Sastra Inggris. Penampilannya jauh berubah-lebih dewasa, lebih tenang, tapi masih menyimpan sisi rapuh yang hanya Celine tahu. Mereka hidup dalam dua dunia: satu sebagai pasangan yang sudah menikah secara diam-diam, satu lagi sebagai senior dan anak magang yang bahkan jarang bertegur sapa. Tapi perasaan tak pernah bisa benar-benar disembunyikan. Di balik meja kantor, lift yang sepi, ruang arsip, hingga pesan-pesan singkat yang tak seharusnya ada-obsesi lama kembali tumbuh, kini lebih panas, lebih rumit, dan penuh tekanan. Karier, rahasia, dan rasa cemburu mulai menguji hubungan mereka. Apakah mereka bisa bertahan, atau justru tenggelam dalam obsesi yang mereka ciptakan sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines