Muara Kasihku

Muara Kasihku

  • WpView
    Reads 243
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2015
Jika aku dilahirkan dengan rasa sedih dan kemurungan menyelimutiku, aku berharap saat aku meninggal nanti dalam keadaan tersenyum. Aku percaya kebahagiaan akan datang silih berganti dengan kesedihan. Kehidupanku bukanlah gambaran dari kehidupan tuan putri di istananya, bukan pula dari gambaran kehidupan tokoh dongeng yg mengalami kesusahan dan berakhir dalam rangkulan kasih sayang sang pangeran berkuda putihnya, kehidupanku adalah gambaran wajah baru, gambaran kehidupan baru yg mungkin hanya aku orang yg mengalami hidup seperti ini. Kesedihan slalu menyelimutiku, kehampaan slalu merangkulku, ketidak berdayaan tak pernah luput dari perasaanku, dan ketidak adilan yg menjadi bayanganku. Didalam kisahku ini kalian tak akan pernah mendapatkan kata 'teman', 'persahabatan' dan 'cinta', karena memang hidupku tak pernah dibayang-bayangkan dengan 3 kata itu, mustahil jika itu terjadi.
All Rights Reserved
#39
malika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAK BERSAMBUT
  • kiara's dream
  • ALVIN (On Going)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • My Duchess / End
  • Brave Alone
  • SIRNA [TERBIT] ✔
  • ALONE [END]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Rayhan: sebelum hati berani pulih

Aku selalu terjatuh dan dia sendiri yang membuatku kembali berdiri lalu mengejarnya. Tak pernah berhenti membuatku berpijar padanya, namun ia sendiri yang tak pernah letih mengatakan bahwa aku bukan siapa-siapa. Aku sudah mulai bisa melihat ujung dari hubungan yang sangat melelahkan ini. Aku tidak tahu, apa yang ia lakukan hingga mampu membuatku bertahan dengan sejuta rasa sakit yang aku rasakan. Tapi maafkan aku, ku pastikan tak akan muncul lagi dihadapanmu

More details
WpActionLinkContent Guidelines