Senandung Diam Alam

Senandung Diam Alam

  • WpView
    Leituras 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jul 21, 2015
WpInfo
Poesia
Alam bukanlah hamparan benda mati Segala aneka kesejukan, dalam warna wanrninya Ikhlas tetap diberikan Tak lelah kita mengunyahnya Kata puas, tak akan ditemui dalam menikmatinya Alam dijadikan objek yang diam Sampai kapan Hingga penggenapan akal dan "pengetahuan" kita tak pernah berhenti Namun alam bukan hanya bersenandung Teriakan dan marahnya Kini dia pun bisa berkata: "Bukankah kita selalu bersama?" Satu tanya, dalam rupa-rupa jawab Dan kita sebut itu dengan: bencana
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Take me back to the night we met
  • LAUT DAN SENJA || LuRah || (END)
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • best friend and twilight
  • save me
  • Aksara & Allegra [REVISI]
  • My Husband VS My Boyfriend (On Going)
  • Tentang Rindu
  • Langit Senja
  • To Nights {END} REVISI

"Ada malam-malam yang lahir untuk diingat selamanya. Seperti malam itu, ketika hujan turun bersamaan dengan kenangan yang tak lagi bisa diselamatkan."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo