Bukan Banci Biasa

Bukan Banci Biasa

  • WpView
    Reads 12,571
  • WpVote
    Votes 883
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 21, 2015
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Bekerja di sebuah salon rumahan di Surabaya, Imung ternyata bukan banci biasa. Dia memiliki serangkaian teknik beladiri yang cukup mumpuni mulai dari Krav Maga hingga pencak silat Cingkrik ala Betawi. Menjadi banci bukan pilihan bagi Imung. Namun seiring dengan berjalannya waktu justru sikap kebanci-banciannya menjadi awal ketertarikan sebuah lembaga intelejen rahasia untuk merekrutnya menjadi salah satu agen rahasia mereka. Pancanaka nama lembaga intelijen itu. Bertemu dengan seorang agen Pancanaka lainnya yaitu Sandra membuat hati Imung bergetar. Sandra bisa membuat kebanci-bancian Imung hilang. Suatu kali hubungan mereka harus diuji. Imung harus memberitahu Sandra kalau dirinya telah ditugaskan untuk membunuh perempuan itu. Perempuan yang mulai dicintainya. Menolak melakukan perintah, membuat Imung harus berhadapan dengan para agen seperti dirinya. Petualangan membawanya ke Pulau Pantar dimana Imung ternyata menemukan kejutan lain terkait kisah keluarganya. Imung harus berhadapan dengan ayahnya sendiri, salah satu pendiri Pancanaka.
All Rights Reserved
#30
banci
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)
  • Bayangan Di Balik Senja
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Abu Abu [ completed ]
  • SANDI: THE CROSS BREEDING
  • Kita Bercerita Tentang Hari Ini
  • Aksara Lingga
  • Shraddha : Bisikan dari Lorong Tua

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines