Bukan Banci Biasa

Bukan Banci Biasa

  • WpView
    Membaca 12,514
  • WpVote
    Vote 883
  • WpPart
    Bab 24
WpMetadataReadLengkap Sel, Jul 21, 2015
Bekerja di sebuah salon rumahan di Surabaya, Imung ternyata bukan banci biasa. Dia memiliki serangkaian teknik beladiri yang cukup mumpuni mulai dari Krav Maga hingga pencak silat Cingkrik ala Betawi. Menjadi banci bukan pilihan bagi Imung. Namun seiring dengan berjalannya waktu justru sikap kebanci-banciannya menjadi awal ketertarikan sebuah lembaga intelejen rahasia untuk merekrutnya menjadi salah satu agen rahasia mereka. Pancanaka nama lembaga intelijen itu. Bertemu dengan seorang agen Pancanaka lainnya yaitu Sandra membuat hati Imung bergetar. Sandra bisa membuat kebanci-bancian Imung hilang. Suatu kali hubungan mereka harus diuji. Imung harus memberitahu Sandra kalau dirinya telah ditugaskan untuk membunuh perempuan itu. Perempuan yang mulai dicintainya. Menolak melakukan perintah, membuat Imung harus berhadapan dengan para agen seperti dirinya. Petualangan membawanya ke Pulau Pantar dimana Imung ternyata menemukan kejutan lain terkait kisah keluarganya. Imung harus berhadapan dengan ayahnya sendiri, salah satu pendiri Pancanaka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#448
bukan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Laut menyimpan rahasia ibu
  • [END] LOVE HUNT
  • Shraddha : Bisikan dari Lorong Tua
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • KALINDRA
  • Sebuah Harga
  • Adikku, Kekasihku
  • Paradigma
  • Bayangan Di Balik Senja
  • Abu Abu [ completed ]

Setiap ombak menyimpan bisikan. Setiap kedalaman menyembunyikan kebenaran. Apa yang akan kamu lakukan jika kematian ibumu ternyata bukan kecelakaan seperti yang semua orang katakan? Tiga tahun setelah ibunya ditemukan tewas di dasar laut, Aluna Coraline masih dihantui mimpi yang sama: gelombang biru pekat, teriakan tertahan, dan cahaya yang perlahan menghilang di kegelapan. Ketika secara tidak sengaja menemukan jurnal rahasia ibunya dengan halaman terakhir yang tercabik, Aluna tahu dia harus kembali ke tempat semuanya bermula. Di desa nelayan yang indah namun menyimpan banyak rahasia, Aluna bertemu Marino Samudra, pemuda misterius yang mengaku sebagai asisten terakhir ibunya. Tatapannya menyimpan sesuatu antara ketertarikan dan kekhawatiran. "Ada hal-hal yang lebih baik tetap berada di dasar laut," bisiknya suatu malam. Namun bagaimana jika jawaban yang Aluna cari justru ada dalam diri orang-orang terdekatnya? Ayahnya, Sena Bimantara, selalu menghindari pertanyaan tentang malam naas itu. Marino tampak tahu lebih banyak dari yang ia katakan. Dan mengapa penduduk desa selalu berbisik ketika Aluna lewat? Saat Aluna semakin mendekat pada jejak terakhir ibunya, bahaya mulai mengintai. Peringatan muncul di pintunya. Kamarnya dibobol. Seseorang mengawasinya dari kejauhan. "Berhentilah mencari, atau kau akan bernasib sama dengan ibumu." Tapi Aluna tidak takut tenggelam demi menemukan kebenaran. Rahasia apa yang tersimpan di dasar laut itu? Akankah cinta yang mulai tumbuh antara Aluna dan Marino bertahan saat rahasia terungkap? Dan siapa sebenarnya yang takut jika kebenaran mencapai permukaan? PENASARAN KANN?? makanya baca 🤭 kalo suka jangan lupaa VOTEE guyss, akk update seminggu 2 kalii, insyaallah

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan