Man of the Autumn

Man of the Autumn

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 4, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
dedaunan mulai berguguran dari ranting-rantingnya, suara gemerisik dedaunan dan hembusan angin bagai melody indah yang tercipta sendirinya untuk menenangkan hati sang penikmat. dibangku taman itu,di musim kemarau itu,duduk seorang wanita lanjut usia yang tengah menikmati dunianya,menikmati apa yang tercipta dalam masanya. tatapannya memandang jauh kedepan ,mencari-cari ingatannya yang tersembunyi di dalam kepalanya yang telah mengabu mengikuti usianya. perlahan namun pasti terukir seutas garis dari bibirnya, ia tersenyum menikmati zaman itu,zaman yang mungkin hingga ajal menjemputnya tak akan pernah luput sedikitpun dari fikirannya. "bu,ayo kita pulang..." bisik wanita paruh baya itu wanita lanjut usia itu pun menoleh tersenyum senang pada anaknya itu dan mengamit tangan anaknya "ayo nak,kita pulang" ucap wanita lanjut usia itu sambil dibantu berdiri oleh anak perempuannya itu. mereka berjalan menyusuri jalan setapak ditaman itu yang dihiasi pohon berguguran disana sini.
All Rights Reserved
#3
1950
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya Dari Luka
  • bisikan
  • WEDDING VOWS
  • Symphonya: Bloemen Vallen [END]
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • If we can together
  • Secret Love Maze

Dika gak pernah minta dilahirkan di tengah keluarga yang retak. Dikhianati, disalahkan, dijatuhkan-semua udah pernah dia lewatin. Tapi ketika luka masa lalu mulai disembuhkan oleh seseorang yang juga sama hancurnya, hidup justru kasih ujian yang lebih gila. Ini bukan cerita cinta yang manis. Ini tentang dua manusia yang sama-sama patah, tapi nekat saling nyembuhin. Tentang rumah yang dibangun bukan dari kayu dan batu, tapi dari keberanian, pengampunan, dan cinta yang gak biasa. Dan tentang seorang anak... yang lahir bukan dari rencana, tapi jadi alasan kenapa mereka tetap bertahan. "Karena kadang, cahaya paling terang... justru datang dari luka paling dalam."

More details
WpActionLinkContent Guidelines