Pengantin Cadangan

Pengantin Cadangan

  • WpView
    Reads 2,670,540
  • WpVote
    Votes 150,149
  • WpPart
    Parts 61
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Sep 1, 2025
[COMPLETED] Setelah dikhianati oleh sahabat dan mantan pacarnya, Larasati Silvia Putri juga harus menerima bahwa bisnis sanggar pengantin dan wedding organizer peninggalan orang tua angkatnya direbut oleh mereka. Berusaha move on, Laras pun melanjutkan hidupnya dengan menjadi in-house WO di sebuah hotel bintang lima ternama milik keluarga Pradana, The Grand Lavish. Semua berjalan lancar hingga suatu hari Laras diminta menjadi pengantin cadangan oleh client-nya sendiri yaitu Argio Pradjuna Pradana, pebisnis tampan tetapi menyebalkan sekaligus putra pemilik hotel tempat Laras bekerja yang ditinggal oleh tunangannya dua minggu sebelum pernikahan. Takdir mempertemukan dua hati yang terluka dalam pernikahan tanpa cinta. Namun, di antara perasaan yang tersakiti dan adanya sebuah harapan baru, akankah cinta tumbuh, atau justru kebencian yang datang untuk mereka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines