Unspoken Grace

Unspoken Grace

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2015
Bisakah kau mengerti perasaanku? Ketika otakku mulai overdosis karena terus memikirkan dirimu dan bertanya kapan kau akan kembali, memoriku yang selalu mengingatkanku pada kenangan yang telah kita buat berdua, mataku yang seolah hanya ingin memandangmu, tubuhku yang selalu merindukan sentuhanmu. Tidakkah kau merasakannya? Bahkan setelah kau meninggalkanku dan membuat sebuah lubang besar yang memuat semua luka yang kau berikan, aku akan senantiasa menunggu kedatanganmu. Meski diriku tidak sesempurna saat kita bertemu untuk yang pertama kalinya, tapi tidak sedikitpun rasa cintaku berkurang untukmu. Seolah ada magnet yang menarikku untuk tetap berada di sisimu, walau kau kau telah pergi dan mencampakkanku seorang diri. Bisakah kau menerimaku dengan keadaan yang seperti ini? Aku akan dengan senang hati merentangkan kedua tanganku lebar-lebar dan mengatakan 'selamat datang' padamu, jika kau benar-benar akan kembali padaku. . . . Copyright © 2015 by byunslatte
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔️] Anti Romantic ⋆ Jaesahi
  • LOVE GAME
  • Remember You [TayNew] ✓
  • SIMPLY LOVE (Yaoi)
  • Just Friend | BL
  • YOU, ME, US AND CANDY CRUSH
  • THE WONDER OF MISTLETOE
  • Crush
  • LOVE FOR BROTHER {END}

Asahi dulu sangat percaya dengan kekuatan cinta. Namun, hal itu tidak berlaku untuk sekarang. Manisnya cinta, akan terkalahkan karena pahitnya rasa luka. Masa lalu yang kelam membuat Asahi menjadi takut untuk jatuh kedalam lingkaran cinta. Hingga tuhan mengirimkan seseorang untuk merubah pemahamannya terhadap cinta Aku selalu berdo'a kepada tuhan untuk terus menetapkan kami bersama selagi masih berada di alam semesta, bercerita kepada dunia bahwa ada sepasang insan yang sedang saling mencinta, berbagi senja sepiring berdua, dan menikmati manisnya rindu bersama Dulu mungkin aku hanya menganggap cinta ini hanya delusi semata. Kata 'butuh' terlalu sulit untuk berubah menjadi 'ingin'. Namun dirimu selalu meyakinkan apa arti cinta itu sendiri, jangan ajari sajakmu mengucap dusta, sebab mulutmu akan dibungkam kenyataan. Aku hanya takut jika nanti semuanya tidak sesuai dengan kata Ada hal yang lebih aku takuti dari ketidak pastian, yaitu saat aku ingat bahwa aku akan kehilanganmu. Karena pada dasarnya tidak akan ada yang abadi di bumi. Nanti, jika cinta sudah dirasa berada akhir dari cerita, mohon biarkan lembaran-lembaran cintaku akan ada untuk selamanya Halo semuanya, ini book pertama aku. Mohon maklumin ya kalau tulisannya banyak yang acak-acakan, pemahamanku tentang menulis juga masih sedikit, aku harap kalian suka sama book ini. Kasih aku kritik dan saran untuk menjadi penulis yang lebih baik lagi. Mohon dukungannya ! Warning ! - Baku (Maaf jika ada kata non baku) - Bromance Area - Status : End

More details
WpActionLinkContent Guidelines