Heart Miles

Heart Miles

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 28, 2016
WpInfo
Fanfic
Justin Bieber
Tak akan ada yang bisa memisahkan Justin dan Bella, seberapa besar nenek tua itu menjatuhkan Justin dan memberi tekanan besar terhadap mereka berdua. Mereka akan tetap mengenggam satu sama lain dan menjaga satu sama lain sampai nenek tua itu runtuh dengan sendirinya.
All Rights Reserved
#152
justinbieber
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unconscious Love✔️
  • MATCH MADE IN HEAVEN 2 (SELESAI)
  • KIMBERLY
  • Bumi ; The Hurt
  • CEO Wang Dan Mafia Xiao (yizhan)
  • Little Night - Justin Bieber [COMPLETE - RePub]
  • Lovers (Justin Bieber Fanfiction)
  • TOUCHING FIRE'S WATER || HERREN JERK

Kalau saja sandiwara sialan itu tidak ada, Rea tidak akan terjebak dalam cintanya sendiri. Kalau saja dia tidak dekat dengan Devon, crush sahabatnya, mungkin Rea tidak akan menerima ajakan berpacaran pura-pura dengan si pencuri, berandalan Abipraya, mantan wakil ketua geng motor, atau gelar kriminal lainnya ada di dalam diri Nata. Tapi, ternyata Nata tidak seburuk yang dipikirnya, ada sisi lain yang membuat Rea pada akhirnya jatuh hati. Dan begitu Nata mengungkapkan perasaannya duluan, justru Rea menolaknya karena traumanya terhadap lelaki. Begitu saja sampai ada akhirnya Rea berubah pikiran dan mereka menjalin hubungan. Bencana tidak sampai di situ, di saat keduanya sudah mulai lebih dekat, mereka harus diberi dua pilihan antara kebahagiaan mereka atau orangtua masing-masing. Bagaimana jadinya jika ibu satu-satunya Nata, dan ayah satu-satunya Rea disatukan oleh anak-anaknya sendiri-yang mana, Rea belum mengetahui identitas asli Nata bahwa dia adalah anak dari gurunya, alias calon ibu barunya nanti? Apakah hubungan mereka akan baik-baik saja, terus berlanjut bahagia, atau berujung luka? Atau... justru keduanya memilih mengalah saja?

More details
WpActionLinkContent Guidelines